Pixel Code jatimnow.com

Disnaker Pastikan 733 Pekerja Migran yang Pulang ke Ponorogo Lewat Prokes Ketat

Editor : Sandhi Nurhartanto   Reporter : Mita Kusuma

jatimnow.com - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Ponorogo memastikan ke 733 pekerja migran Indonesia (PMI) asal Bumi Reog yang pulang telah melalui protokol kesehatan (prokes) secara ketat. 

"Alhamdulillah hingga kini pemulangan PMI tidak ada yang terjangkit Covid-19. Sudah sangat ketat, tidak akan pernah dipulangkan kalau terjadi ada (Covid-19), " ujar Kadisnaker Ponorogo, Bedianto, Senin (19/4/2021).

"Selama Pandemi Covid-19, PMI yang mau diperpanjang kontraknya di sana juga dilayani, yang tetap mau pulang juga dilayani," imbuhnya.

Sebelum pulang, para PMI dikarantina di negara tempat mereka bekerja.

Baca juga:
Jenazah PMI Asal Blitar Korban Kebakaran di Hongkong Telah Dimakamkan

"Seluruh PMI yang pulang dari luar negeri meskipun sudah dikarantina di negara asal juga dikarantina lagi di wisma atlet baru dipulangkan ke kabupaten masing-masing," ujar dia.

Ia menyebut, PMI yang berangkat pada Tahun 2020 tercatat ada 1.739 orang. Sedangkan yang berangkat pada tahun 2021 hanya 55 PMI.

Baca juga:
PMI Asal Blitar Menjadi Korban Kebakaran Apartemen di Hongkong

"2021 itu sedikit karena yang membuka cuma Hongkong. Pemberangkatan tetap ada hanya saja jumlahnya tidak banyak karena melayani eks dari sana," pungkasnya.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam