Pixel Code jatimnow.com

Antisipasi Banjir dan Longsor di Mojokerto, Satu Juta Pohon Ditanam

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Achmad Supriyadi
Penanaman satu juta pohon di Mojokerto
Penanaman satu juta pohon di Mojokerto

jatimnow.com - Untuk mengantisipasi bencana alam banjir dan tanah longsor, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) menanam satu juta pohon, Minggu (22/11/2020).

Penanaman pohon itu digelar di Desa Nogosari, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Pohon yang ditanam yaitu pohon jarak, alpukat, durian dan beberapa jenis pohon lain.

Pejabat Sementara Bupati Mojokerto, Himawan Estu Bagijo mengatakan, penanaman pohon ini merupakan bentuk penghargaan kepada alam.

"Kita harus tetap menjaga alam, ketika kita menanam hari ini artinya kita melengkapi alam ini menjadi sempurna untuk kehidupan kita dan ini akan bermanfaat satu, dua tahun ke depan," ujar Himawan.

Penanaman satu juta pohon di MojokertoPenanaman satu juta pohon di Mojokerto

"Jika lahan ini adalah lahan yang belum produktif, diberi tanaman produktif akan menjadi produktif. Kalau lahan ini rawan bencana, ditanami tanaman supaya terhindar dari bencana. Jika lahan ini serapan air yang belum ada pohon, maka akan menyerap dan bisa menjadi sumber mata air bagi kehidupan," tambahnya.

Sementara Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander menjelaskan, kegiatan ini salah satu memperingati hari pohon sedunia.

Baca juga:
Harmoni Olahraga dan Alam, Sport Trip Tanam 500 Pohon di Lereng Penanggungan

"Kegiatan yang akan laksanakan ke depan agar wilayah Kabupaten Mojokerto tetap hijau, sehat, sejuk dan jauh dari bencana," terang Dony.

Alumni Akpol 2000 ini menyebut bahwa kegiatan ini juga sebagai salah satu upaya mencegah permasalahan bencana alam.

Penanaman satu juta pohon di MojokertoPenanaman satu juta pohon di Mojokerto

Baca juga:
Hotel Santika Tandai Hari Pohon Sedunia dengan Penanaman di Surabaya

"Ini untuk mengantisipasi seperti banjir, longsor dan bencana lain. Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi masyarakat. Ini perwujudan sinergitas antara tiga pilar, TNI, Polri dan pemerintahan serta juga polisi kehutanan. Pohon yang ditanam ada nilai produktif, setidaknya menjadi energi positif dan bisa menikmati hasil dari tanaman ini," pungkasnya.

 

 

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam