Pixel Code jatimnow.com

Diduga Bermasalah, 3 WNA India Diamankan Petugas Imigrasi Surabaya

Dua WNA dimintai keterangan oleh Imigrasi Kelas 1 Tanjung Perak Surabaya
Dua WNA dimintai keterangan oleh Imigrasi Kelas 1 Tanjung Perak Surabaya

jatimnow.com - Kantor Imigrasi Kelas 1 Tanjung Perak Surabaya memeriksa 3 WNA (warga negara asing) India. Mereka diduga melakukan pelanggaran berkerja tidak sesuai dengan Visa.

Mereka diamankan dari CV KSM, salah satu perusahaan kayu di Gresik. Ketiga WNA India itu berisinial AS, K dan KL.

"Ketiganya kami periksa karena memberikan keterangan tidak benar dalam memperoleh Visa," kata Mohammad Ridwan, Kasi Wasdakim (Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian), Kantor Imigrasi Kelas 1 Tanjung Perak, Selasa (22/5/2018).

Ridwan menambahkan, Visa 3 WNA India itu seharusnya untuk bekerja di PT WVA Mojokerto. Namun ketiganya didapati bekerja di KSM.

"Ini yang masih kita selidiki. Paspornya sudah kita amankan, pihak sponsor juga kita undang," bebernya.

Baca juga:
Imigrasi Surabaya Buka Layanan Paspor di Umrah Ramadan Expo

Dalam pemeriksaan awal, 3 WNA India itu mengaku sudah 7 bulan berada di Surabaya. Tapi Visa yang mereka pegang berlaku hingga 1 tahun. Di CV KSM, mereka bekerja sebagai Factory Manager dan Quality Control.

"Apa hubungan PT WVA dan CV KSM, juga masih kami selidiki," lanjut Ridwan.

Ridwan menegaskan, saat ini tahap yang dilakukan pihaknya terhadap 3 WNA India itu adalah tahap penyelidikan. Namun jika dalam perkembangannya, pihaknya mendapatkan alat bukti, maka tahapan akan naik ke penyidikan.

Baca juga:
All Indonesia, Tiba di Indonesia Lebih Cepat dengan Sistem Baru Ini

"Apabila bisa memenuhi dari unsur tindak pidana keimigrasiannya, akan kita ajudan tindakan pro-yustisia," tandas Ridwan.

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Arif Ardianto




Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam