Pixel Code jatimnow.com

Geger Penemuan Kerangka Manusia Berbaju Doreng di Mojokerto

Editor : Arif Ardianto   Reporter : Achmad Supriyadi
Olah TKP penemuan kerangka di ladang tebu
Olah TKP penemuan kerangka di ladang tebu

jatimnow.com - Kerangka manusia ditemukan di sebuah kebun atau ladang tebu di Mojokerto, Kamis (25/4/2019). Tersisa baju di sekitar kerangka yang bercorak doreng ala TNI.

Kerangka manusia itu ditemukan pertama kali oleh Tari (70) ketika saat menggembala kambing di Dusun Balongsono, Desa Cangguh, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, sekitar pukul 07.00 Wib.

"Saat saya menggembala kambing dan ada orang yang lagi memupuk tebu," katanya.

Ia langsung melapor penemuan kerangka manusia itu kepada perangkat desa dan dilanjutkan ke kepolisian. Masih kata Tari, pada Januari 2019 lalu, dia menemukan satu unit sepeda motor Honda Prima yang diduga milik korban yang sudah meninggal.

"Januari lalu saya menemukan sepeda motor yang diduga milik korban. Sepeda motor itu saya kasih ke Kades. Kemudian sekitar satu bulan lalu ada orang yang bilang jika sepeda motor itu milik ayahnya," papar Tari.

Baca juga:
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Sungai Irigasi Persawahan Kediri

Kapolsek Jetis, AKP Subiyanto menjelaskan, kerangka itu diduga bernama Soejadi (70) warga Desa Pageruyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

"Ketika anggota melakukan identifikasi, ditemukan identitas korban di celana," jelas AKP Subiyanto.

Subiyanto menambahkan, jasad korban yang sudah berbentuk tulang belulang itu meninggal dengan memakai baju bercorak TNI. Dirinya juga membenarkan, satu unit sepeda motor Honda Prima nopol S 3576 NG yang ditemukan Tari adalah milik korban.

Baca juga:
Pria Lamongan Ditemukan Meninggal di Sebelah Rel, Polisi Lakukan Penyelidikan

"Diperkirakan meninggal sudah 4 bulan, kita mengacu pada penemuan sepeda motor milik korban," jelas Subiyanto.

Jasad korban kemudian dibawa oleh tim Inafis Polres Mojokerto Kota ke RSUD Kota Mojokerto untuk dilakukan identifikasi.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam