Redam Debu Proyek dan Suhu Panas, Damkar Surabaya Intensifkan Pembasahan Jalan

Jumat, 23 Okt 2026 19:50 WIB
Reporter :
jatimnow.com
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya mengintensifkan pembasahan jalan di sejumlah wilayah. (Foto: Pemkot Surabaya/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya mengintensifkan pembasahan jalan di sejumlah wilayah. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi debu dari aktivitas proyek pembangunan sekaligus membantu menjaga kenyamanan masyarakat di tengah cuaca panas.

Pembasahan terutama menyasar ruas jalan di sekitar proyek pembangunan drainase dan pemasangan box culvert yang berpotensi menimbulkan debu. Lokasi penyiraman disesuaikan dengan kondisi di lapangan dan laporan masyarakat.

Kepala Bidang Pemadaman Kebakaran DPKP Surabaya, M. Rokhim, mengatakan pembasahan dilakukan pada siang dan malam hari dengan sasaran berbeda. Pada siang hari, petugas memprioritaskan jalan di sekitar proyek pembangunan. Sementara pada malam hari, penyiraman diarahkan ke taman-taman pasif di sepanjang jalur protokol untuk membantu menjaga kondisi tanaman.

Baca juga: 3 Rumah di Surabaya Terbakar, Api Muncul dari Puing Bangunan yang Baru Dirobohkan

Menurut Rokhim, setiap hari rata-rata delapan hingga sepuluh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk kegiatan tersebut. Armada dari pos pemadam terdekat diterjunkan sesuai kebutuhan di lapangan.

Baca juga: Kebakaran Landa Kawasan Padat Penduduk di Surabaya, Delapan Rumah Terdampak

“Pembasahan dilakukan di berbagai wilayah, terutama di sekitar lokasi pengerjaan box culvert dan proyek lainnya yang berpotensi menimbulkan debu. Armada yang dikerahkan menyesuaikan kebutuhan, termasuk berdasarkan laporan warga melalui hotline,” kata Rokhim, Jumat (23/10/2026).

\

Sejumlah ruas jalan yang menjadi sasaran pembasahan pada siang hari meliputi Jalan Tanjungsari, Panjang Jiwo, Lidah Wetan, Dharmahusada, Ahmad Yani, hingga kawasan Ngagel.

Baca juga: Standard Waktu Tanggap Damkar Surabaya Dipangkas jadi 6,5 Menit

Rokhim menegaskan, kegiatan tersebut tidak mengesampingkan tugas utama petugas pemadam kebakaran dalam menangani keadaan darurat. Jika terjadi kebakaran, armada dan personel akan diprioritaskan untuk penanganan kejadian tersebut.

“Prioritas utama kami tetap penanganan kebakaran. Setelah tugas pemadaman selesai dan armada kembali mengisi air, petugas dapat melanjutkan pembasahan sesuai pembagian.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Surabaya

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler