Angin Picu Api Kembali Membesar di Lereng Gunung Arjuno

Jumat, 23 Okt 2026 15:15 WIB
Reporter :
Sujianto
Petugas gabungan dari Polda Jawa Timur, kehutanan, dan relawan terus berupaya mengendalikan kebakaran di Blok Jedingan Pendem. (Foto: Bidhumas Polda Jatim/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng Gunung Arjuno, Kabupaten Pasuruan, kembali menyulitkan petugas gabungan. Api yang sempat berhasil dipadamkan kembali merambat dan membesar akibat tiupan angin.

Petugas gabungan dari Polda Jawa Timur, kehutanan, dan relawan terus berupaya mengendalikan kebakaran di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, tepatnya di Blok Jedingan Pendem, Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Kamis (22/10/2026).

Operasi pemadaman dimulai pukul 08.00 WIB dengan melibatkan satu satuan setingkat kompi (SSK) personel gabungan. Mereka terdiri dari Batalyon A Pelopor, personel Samapta Polda Jatim, polisi kehutanan (polhut), serta relawan.

Baca juga: Inilah Lokasi Kebakaran di Gunung Arjuno dan Welirang

Kondisi di lapangan cukup dinamis. Tiupan angin membuat api kembali merambat ke area yang sebelumnya sempat dipadamkan. Situasi ini juga meningkatkan risiko bagi petugas yang berupaya menjangkau titik-titik kebakaran.

Bahkan, sejumlah personel yang terdampak di lokasi harus menunggu penjemputan dari posko demi memastikan keselamatan mereka.

Meski menghadapi kendala tersebut, tim gabungan terus berupaya mengendalikan api agar tidak semakin meluas. Penanganan karhutla di kawasan Gunung Arjuno menjadi perhatian di sejumlah wilayah, yakni Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Mojokerto.

Baca juga: Kebakaran di Hutan Curah Seriti Gunung Arjuno Berhasil Dipadamkan

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengatakan keterlibatan kepolisian dalam penanganan karhutla merupakan bentuk komitmen Polri dalam membantu penanggulangan bencana sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

\

Ia menegaskan, kondisi medan dan pergerakan api yang sulit diprediksi menuntut seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan selama proses pemadaman.

“Kondisi di lapangan memerlukan kewaspadaan tinggi karena api yang sempat padam bisa kembali merambat dan membesar. Dalam situasi seperti ini, koordinasi dan sinergi antara kepolisian, petugas kehutanan, dan relawan sangat krusial,” ujarnya.

Baca juga: Angin dan Jurang Hambat Pemadaman Api yang Membakar Gunung Arjuno

Selain mengerahkan personel untuk pemadaman, Polda Jatim mengimbau masyarakat agar menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan, termasuk pembakaran lahan secara liar.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api baru di kawasan hutan maupun sekitarnya. Pelaporan dini diperlukan agar kebakaran dapat segera ditangani sebelum meluas ke area yang lebih besar.

Sinergi antara petugas dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat penanganan karhutla sekaligus mencegah api kembali meluas di lereng Gunung Arjuno.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Pasuruan

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler