jatimnow.com - Tim Ekspedisi Patriot 18 Kementerian Transmigrasi dari Universitas Airlangga (Unair) menyambangi kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
Kedatangan delegasi asal Surabaya pada Selasa (15/9/2026) lalu tersebut membawa agenda pembinaan pemasaran digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan transmigrasi Prafi.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Manokwari Yusak Dowansiba menyambut langsung pemaparan program kerja tim kampus di ruang kerjanya.
Baca juga: Rintisan Kebun Anggur Prafi Papua Bersiap Tembus Pasar Wisata Nasional
Ia menilai dorongan promosi berbasis internet sangat dibutuhkan warga transmigran agar produk lokal Manokwari mampu menembus pasar nasional.
Baca juga: Tim Ekspedisi Unair Ajari Warga Transmigrasi Manokwari Jualan di Medsos
Meski begitu, Yusak mengingatkan pentingnya menyisipkan identitas budaya lokal ke dalam materi promosi digital.
"Digitalisasi pasar perlu berjalan seiring dengan kearifan lokal. Simbol rumah adat Kaki Seribu bisa menjadi ruh promosi karena mencerminkan semangat gotong royong warga Papua Barat," ujar Yusak saat berdialog bersama tim.
Baca juga: Bidik Pasar Luar Papua, UMKM Prafi Dibekali Izin Usaha dan Foto Dagangan
Langkah kolaborasi kampus dan pemerintah daerah menjadi jalan pintas mempercepat kemandirian ekonomi kawasan timur Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Manokwari menargetkan pendampingan pemasaran digital rintisan Unair meluas ke tujuh distrik di sekitar sentra transmigrasi Prafi secara bertahap.