jatimnow.com - Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Lamongan menggelar kegiatan ngontel bersarung untuk memperingati Hari Santri Nasional sekaligus menyambut Pra-Konferensi.
Kegiatan ini dikemas unik dengan mengusung semangat dan nuansa khas santri. Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan hadiah berupa seekor kambing yang menambah semarak acara.
Keseruan kegiatan semakin terasa dengan kehadiran Komunitas Ontel Ontoseno yang identik dengan sepeda tua atau jadul.
Baca juga: Membatik Massal, Ribuan Santri Ponpes Lirboyo Kediri Catatkan Rekor MURI
Ketua MWC NU Lamongan, M. Nirman, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari agenda organisasi, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi dan memperkuat solidaritas antarwarga Nahdliyin.
“Kegiatan ini diharap memberikan semangat motivasi kepada seluruh warga Nahdliyin bahwa menjaga kesehatan itu penting,” kata Nirman, Minggu (11/10/2026).
Baca juga: PBNU Rilis Tema Hari Santri 2026: Santri Tak Boleh Lupa Akar Pesantren
Menurut Nirman, ide menggelar ngontel bersarung berangkat dari budaya warga Nahdliyin Lamongan yang terbiasa mengenakan atribut khas santri dalam berbagai kegiatan.
“Kita insyaallah setiap kegiatan pasti bersarung. Tahun lalu jalan sehat bersarung, sehingga kali ini ngontel bersarung ini menjadi unik karena identik santri ya bersarung,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Abdul Ghofur, menyebut kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 peserta. Mereka menempuh rute sejauh kurang lebih 5 kilometer, dengan titik keberangkatan di Kantor MWC NU Lamongan dan garis finis di halaman Pondok Pesantren Darul Mustaghitsin.
Baca juga: FK Unusa Edukasi Santri Al-Fithrah soal Kesehatan Paru dan PPOK
Panitia juga menyiapkan sejumlah hadiah untuk peserta, termasuk seekor kambing.
“Kami menyiapkan berbagai doorprize, salah satunya satu ekor kambing. Kami menyampaikan terima kasih, hadiah ini hasil kolaborasi dari berbagai pihak, yang pertama dari Unisla dan berbagai banom NU,” tuturnya.