Coffee Mixology Jadi Panggung Barista Muda Berkreasi di Surabaya

Senin, 31 Agu 2026 20:02 WIB
Reporter :
Ali Masduki
Kompetisi yang digelar The Alana Surabaya itu berlangsung di Phoenix Lounge & Bar, The Alana Surabaya, Sabtu (29/8/2026). (Foto: The Alana for jatimnow.com)

jatimnow.com - Junior Barista Showdown 2026 – Coffee Mixology Competition Vol. 3 menjadi ruang bagi barista muda di Surabaya untuk mengasah teknik sekaligus menunjukkan kreativitas dalam meracik minuman berbasis kopi.

Kompetisi yang digelar The Alana Surabaya itu berlangsung di Phoenix Lounge & Bar, The Alana Surabaya, Sabtu (29/8/2026). Memasuki volume ketiga, ajang tersebut tidak hanya menilai cita rasa minuman, tetapi juga teknik, kreativitas, dan karakter peserta dalam menghasilkan kreasi coffee mixology.

Perkembangan industri beverages membuat kemampuan barista tak lagi berhenti pada teknik menyeduh kopi. Eksplorasi rasa, pemilihan bahan, hingga cara menyajikan minuman menjadi bagian dari kemampuan yang semakin dibutuhkan.

Baca juga: Common Grounds Surabaya Hadirkan Barista Juara Dunia

Kompetisi tersebut menghadirkan juri dari beragam latar belakang industri beverages. Mereka antara lain Ivan Andriansyah, F&B Manager ASTON Sidoarjo City Hotel & Conference Center; Steve Ranu, Mixologist Jumeirah Al Naseem, Dubai; Ade Herlambang, R&D Beverages Excelso & Societe, Evolved Q Arabica Grader, serta SCA Barista Foundation & Intermediate; dan Bonny Haruna, Principal Toza Juice Jatim.

Kehadiran para praktisi memberikan peserta kesempatan memperoleh evaluasi sekaligus wawasan langsung mengenai perkembangan industri hospitality, mixology, coffee development, dan fruit-based beverages.

General Manager The Alana Surabaya Fabio P. Simorangkir mengatakan, kompetisi tersebut merupakan bagian dari upaya hotel membuka ruang bagi generasi muda yang ingin mengembangkan karier di industri hospitality dan beverages.

“Kami ingin Junior Barista Showdown menjadi lebih dari sekadar kompetisi. Kami ingin para barista muda yang memiliki passion di bidang ini mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka, bertemu dengan para profesional, dan belajar dari pengalaman selama kompetisi,” ujar Fabio.

Menurut dia, pengalaman yang diperoleh selama kompetisi dapat menjadi bekal bagi peserta untuk memasuki dunia profesional.

“Bisa jadi hari ini mereka datang sebagai peserta, tetapi pengalaman yang mereka dapatkan di sini bisa menjadi salah satu langkah untuk perjalanan mereka sebagai profesional di industri. Itu yang menurut saya membuat acara ini menjadi berarti,” katanya.

Food & Beverage Manager The Alana Surabaya Miftahol Arifin menilai coffee mixology memberi ruang lebih luas bagi barista untuk mengembangkan gagasan. Barista tidak hanya dituntut menguasai teknik, tetapi juga mampu membangun profil rasa dan karakter sebuah minuman.

Baca juga: Puluhan Barista di Blitar Ikuti Lomba Menyeduh Kopi Manual

“Coffee mixology memberikan ruang bagi barista untuk menunjukkan kreativitas, tidak hanya dari teknik, tetapi juga dari bagaimana mereka membangun rasa dan karakter sebuah minuman. Kami ingin melihat sejauh mana peserta berani bereksplorasi dan membawa ide mereka ke dalam satu sajian,” tutur Miftahol.

\

Menurut Miftahol, interaksi dengan para juri juga menjadi bagian penting dari proses belajar peserta.

“Bertemu dengan juri yang memiliki pengalaman di bidangnya tentu menjadi kesempatan belajar yang tidak setiap hari mereka dapatkan. Kami berharap setelah kompetisi ini, peserta bisa membawa pulang insight baru dan semakin percaya diri untuk mengembangkan kemampuan mereka,” terangnya

Eksplorasi peserta turut didukung sejumlah merek yang berkaitan dengan industri kopi dan beverages. Excelso mendukung aspek coffee dalam kompetisi, sedangkan Delifru Flavor Expert, Yakult, dan Toza turut mendukung eksplorasi bahan dan rasa.

Kolaborasi itu sekaligus mempertemukan peserta dengan produk dan pelaku industri yang relevan dengan bidang yang mereka tekuni. Peserta dapat mengenal karakter berbagai bahan untuk kemudian mengolahnya menjadi kreasi minuman.

Baca juga: Arek Suroboyo Taklukkan Bali, Fendik Kiswanto Juara MILKLAB Barista Battle 2025

Selain pengalaman dan kesempatan belajar dari praktisi, peserta juga memperebutkan hadiah dengan total nilai jutaan rupiah berdasarkan performa selama kompetisi.

Namun, bagi The Alana Surabaya, kemenangan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan ajang tersebut.

“Juara tentu menjadi sebuah pencapaian, tetapi kami berharap setiap peserta pulang dengan sesuatu yang lebih besar dari sekadar hadiah. Bisa berupa ilmu baru, pengalaman, koneksi, atau bahkan kepercayaan diri untuk melangkah lebih jauh di industri ini,” ujar Fabio.

Melalui Junior Barista Showdown Vol. 3, The Alana Surabaya ingin menjadikan kompetisi sebagai ruang pertemuan antara talenta muda, komunitas, dan profesional beverages. Interaksi tersebut diharapkan membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda untuk berkembang di industri hospitality dan beverages.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Surabaya

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler