jatimnow.com - Seorang petani di Ponorogo ditemukan tewas terperosok di parit tengah sawah, Jumat (2/10/2018) dini hari.
Bonadi (70), petani asal Desa Tegalombo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo ditemukan dengan posisi tertelungkup di dalam parit beserta motornya.
Kapolsek Sumoroto, AKP Edy Susanto mengatakan, korban diketahui meninggal dengan posisi tubuh dan sepeda motor masuk ke dalam parit namun ban motor belakang di atas.
"Pertama kali ditemukan oleh temannya sesama petani bernama Suharto. Sudah jatuh gitu di parit," ujar Kompol Edy.
Korban saat itu mau mengairi sawahnya, lalu di tengah jalan mengalami kecelakaan. Ada dugaan kecelakaan itu karena jalan menuju sawah tidak ada penerangannya.
"Ya gelap gulita. Kemungkinan terperosok dan langsung jatuh ke parit," ujarnya.
Ketika ditanya apa ada indikasi pembunuhan atau perampokan? Kompol Edy menegaskan tidak ada.
"Bukan pembunuhan atau perampokan itu. Tidak ada tanda-tanda penganiayaan," katanya.
Ia mengaku, luka di kepala korban murni karena terjatuh. Selain itu, lanjutnya, jika terindikasi perampokan, sudah tentu motor dan uang yang dibawa korban hilang.
"Buktinya uang yang dibawa korban di ikat pinggangnya sebesar Rp 8.4 juta masih utuh. Keluarganya juga mengaku, uang yang dibawa kisaran Rp 8.4 juta," pungkasnya.
Petani di Ponorogo Ditemukan Tewas Terperosok di Parit Sawah
Jumat, 02 Nov 2018 23:17 WIB
Reporter :
Mita Kusuma
Mita Kusuma
Berita Ponorogo
Somasi atas Mutasi Kepsek Belum Dijawab Gubernur, Ribuan Guru di Ponorogo Gelar Aksi
Wagub dan Kapolda Jatim Apresiasi Bumi Reog Berdzikir 2025
Ribuan Pesilat Berkumpul Di Ponorogo, Gelar Doa Bersama Untuk Negeri
Satgas Pangan Ponorogo Pantau Harga Bahan Pokok Penting Jelang Nataru
Kampanyekan Keselamatan Lalu Lintas, Dishub Ponorogo Gelar Fun Run
Berita Terbaru
Program KDMP, Dana Desa di Tulungagung Terpangkas Hingga 70 Persen
Mahasiswa UBhi Tulungagung Pentaskan Reog Kendang Dalam Ujian Akhir Semester
Mahasiswa di Tulungagung amati jalur migrasi burung dari Cina dan Rusia
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan
Sentuhan Astra Ubah Batik Singkawang Jadi Penggerak Ekonomi Desa
Tretan JatimNow