Menteri LH Lirik Inovasi ITS untuk Atasi Sampah dan Air Bersih

Senin, 27 Jul 2026 17:59 WIB
Reporter :
Ali Masduki
Rektor ITS Prof Bambang Pramuijati (tiga dari kiri) menjelaskan tentang ITS COMPOStech kepada Menteri LH Mohammad Jumhur Hidayat. (Foto: Humas ITS for jatimnow.com)

jatimnow.com - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Mohammad Jumhur Hidayat mendorong pemanfaatan lebih luas berbagai inovasi teknologi lingkungan yang dikembangkan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Sejumlah teknologi dinilai siap menjadi solusi pengelolaan sampah organik, limbah cair, hingga penyediaan air bersih di berbagai sektor.

Saat berkunjung ke Kampus ITS, Surabaya, Senin (27/7), Jumhur meninjau sejumlah hasil riset yang dipamerkan di Gedung Rektorat ITS.

Baca juga: ITS Lepas 25 Tim Ekspedisi Patriot untuk Perkuat Kawasan Transmigrasi

Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah ITS COMPOStech, mesin ecosmart composter yang mampu mengolah hingga 50 kilogram sampah organik per hari.

Teknologi tersebut dapat memproses limbah sisa makanan dan dedaunan dalam waktu maksimal 20 jam setiap siklus. Sistemnya dirancang untuk meminimalkan bau dan limbah cair sehingga dapat dioperasikan di area dengan ruang terbatas.

Menurut Jumhur, teknologi itu berpotensi diterapkan di sektor pariwisata, industri makanan, perhotelan, hingga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang setiap hari menghasilkan limbah organik dalam jumlah besar.

"Terutama di dapur SPPG yang setiap harinya memproduksi makanan dalam jumlah besar, dibutuhkan mesin yang dapat memproses limbah padat dan cair secara cepat," ujar Jumhur yang juga menjabat Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

Selain komposter, Menteri LH juga meninjau ITS Mobile Water Treatment, sistem pengolahan air bersih berbasis teknologi elektrokoagulasi yang dirancang mudah dipindahkan.

Sistem tersebut dinilai dapat dimanfaatkan di wilayah terdampak bencana maupun daerah terpencil yang masih mengalami keterbatasan akses air bersih.

Jumhur menilai kombinasi teknologi pengolah air dan komposter dapat menjadi solusi terpadu bagi pengelolaan limbah organik di sektor makanan, pariwisata, dan perhotelan.

"Apabila dikombinasikan dengan alat komposter, sistem ini dapat menyelesaikan masalah limbah organik padat dan cair di industri makanan, pariwisata, dan perhotelan," katanya.

Baca juga: Kementan Borong Alsintan dan Benih Jagung Inovasi ITS Senilai Rp10 Miliar

Dalam kunjungan itu, ITS juga memperkenalkan inovasi superworm sebagai pendekatan biologis untuk membantu menguraikan plastik jenis expanded polystyrene (EPS) atau styrofoam.

\

Proses tersebut berpotensi menghasilkan residu organik, biomassa larva, serta isolat mikroba dan enzim yang dapat dimanfaatkan lebih lanjut.

ITS turut memamerkan Siklusin, platform digital yang memungkinkan pemantauan transaksi sampah secara real time mulai dari nasabah, bank sampah hingga industri daur ulang.

Sistem itu diharapkan memperkuat ekosistem ekonomi sirkular sekaligus menyediakan basis data bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pengelolaan sampah.

Rektor ITS Prof. Bambang Pramujati mengatakan kampusnya telah menyiapkan peta jalan menuju Net Zero Emission 2026–2030.

Dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup, menurutnya, menjadi dorongan untuk mempercepat implementasi berbagai hasil riset yang telah dikembangkan.

Baca juga: Profesor ITS Kembangkan Bakteri untuk Pulihkan Lingkungan Tercemar

"Saat ini ITS memiliki peta jalan menuju Net Zero Emission 2026–2030, dan kami sangat mengapresiasi dukungan serta kepercayaan yang diberikan KLH terhadap inovasi ITS yang mendukung pembangunan berkelanjutan," ujar Bambang.

Ia memastikan ITS siap menindaklanjuti arahan kementerian, termasuk mendorong produksi massal mesin COMPOStech melalui kolaborasi dengan sektor industri.

"ITS siap menindaklanjuti permintaan alat komposter ini, tentunya dengan menggandeng industri untuk produksi massal," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Jumhur juga mencoba mobil otonom modular hasil pengembangan tim robotika ITS.

Menurutnya, berbagai inovasi yang dipamerkan menunjukkan peran strategis perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Surabaya

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler