Pameran Prahara Pulau Emas Hadir di Tanah Datar, Rekam Luka Bencana Sumatra

Senin, 27 Jul 2026 17:49 WIB
Reporter :
Ali Masduki
Pengunjung mengamati pameran foto jurnalistik Prahara Pulau Emas di Istano Basa Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Senin (27/7/2026). (Foto/PFI Padang)

jatimnow.com - Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly resmi membuka pameran foto jurnalistik Prahara Pulau Emas di Istano Basa Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Senin (27/7/2026). Pameran yang menampilkan dokumentasi bencana hidrometeorologi di Sumatra itu diharapkan menjadi ruang pembelajaran bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Pameran merupakan hasil kolaborasi Pewarta Foto Indonesia (PFI), Yayasan Matawaktu, PT PLN (Persero), dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

Sebanyak 68 karya foto hasil bidikan 38 pewarta foto Indonesia dipamerkan, merekam peristiwa banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada penghujung 2025.

Baca juga: Inilah Peraih APFI 2026

Ahmad Fadly mengaku dokumentasi visual yang ditampilkan mampu menggugah emosi sekaligus memperlihatkan secara nyata besarnya dampak bencana terhadap masyarakat.

"Foto-foto ini menimbulkan empati yang sangat dalam. Melalui karya-karya tersebut kita semakin sadar bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat," ujarnya.

Menurut Fadly, pameran tidak hanya mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memperlihatkan kuatnya semangat gotong royong yang muncul saat masyarakat menghadapi masa-masa sulit.

"Kalau kita menjaga alam, alam juga akan menjaga kita. Mudah-mudahan pameran ini meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih mencintai lingkungan. Di sisi lain, kita juga melihat bagaimana semangat saling membantu hadir ketika bencana terjadi," katanya.

Ia turut mengapresiasi PFI yang memilih Tanah Datar sebagai lokasi penyelenggaraan pameran pertama di Sumatera Barat.

Baca juga: PFI Siap Gelar APFI 2026 di Cibinong, Pajang 40 Karya Nominasi Terbaik

Menurutnya, pemerintah daerah siap memperluas kolaborasi dengan PFI, termasuk memanfaatkan fotografi sebagai media promosi pariwisata.

\

"Melalui karya foto, keindahan Tanah Datar bisa diperkenalkan lebih luas sehingga mendorong masyarakat untuk datang berkunjung," ungkap Fadly.

Koordinator Wilayah PFI Region Sumatra Hendra Syamhari mengatakan, Prahara Pulau Emas merupakan bagian dari roadshow pameran fotografi jurnalistik di tiga provinsi yang terdampak bencana.

Ia berharap pameran menjadi pengingat bagi masyarakat dan generasi mendatang bahwa berbagai wilayah di Sumatra pernah mengalami bencana besar sehingga upaya menjaga lingkungan tidak boleh diabaikan.

Baca juga: 64 Foto Pilihan ANTARA Jatim Rangkum Kerusuhan hingga Dinamika Pondok Pesantren

"Kami berharap pameran ini menjadi pengingat bahwa Sumatra pernah mengalami kehancuran akibat bencana. Tugas kita sekarang adalah menjaga dan merawat alam agar tetap bisa dinikmati oleh anak cucu," ucap Hendra.

Menurutnya, seluruh foto yang dipamerkan merekam proses sejak bencana terjadi hingga upaya penanganan dan pemulihan di wilayah terdampak.

Sementara itu, Ketua PFI Padang Arif Pribadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan pameran, khususnya Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

Ia berharap kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan karya jurnalistik visual dapat meningkatkan kesadaran publik terhadap mitigasi bencana sekaligus pentingnya menjaga kelestarian alam.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler