Tak Punya Kendaraan, Lansia di Jember Tahan Sakit Kronis Setahun Tanpa Berobat

Senin, 13 Jul 2026 14:30 WIB
Reporter :
Sugianto
Gimun menjalani perawatan di Puskesmas Ajung, Jember. (Foto: Sugianto/ jatimnow.com)

jatimnow.com – Ketiadaan fasilitas transportasi dan kondisi fisik yang mulai rentan membuat Gimun, seorang pria lanjut usia berumur 78 tahun asal Dusun Langsatan, Desa Klompangan, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, terpaksa menahan penyakit menahunnya selama setahun penuh tanpa perawatan medis yang memadai.

Gimun diketahui enggan berobat ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat lantaran tidak memiliki sepeda motor dan tidak bisa mengendarainya. Kondisi ini diperparah dengan kesibukan anak-anaknya yang harus bekerja mencari nafkah setiap hari.

Sang anak, Ita, mengungkapkan bahwa ayahnya baru bisa dibawa ke Puskesmas Ajung pada Senin (13/7/2026) setelah kondisinya kian memburuk dan sangat membutuhkan tindakan medis secara serius.

Baca juga: Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan 2026 di Jember, Ruang Ekspresi dan Belajar Budaya

"Anak-anaknya juga sibuk bekerja. Bapak juga tidak punya sepeda motor," ungkap Ita.

Menurut penjelasan Ita, ayahnya memiliki riwayat penyakit kronis. Pada awalnya, Gimun menderita penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi). Namun, akibat tidak pernah mendapat penanganan medis secara rutin, ia saat ini juga terindikasi mengidap penyakit paru-paru.

Baca juga: Pemkab Jember Siapkan Langkah Taktis Hadapi Ancaman Kekeringan

Selain karena kendala ketiadaan alat transportasi, Ita juga mengeluhkan lamanya waktu antrean jika harus membawa sang ayah berobat rujukan hingga ke tingkat rumah sakit.

\

"Kalau puskesmas sebentar, di rumah sakit yang cukup lama," ujarnya.

Berkaca dari kesulitan yang dialami keluarganya, Ita sangat berharap adanya intervensi dan inovasi program dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember untuk warga kurang mampu. Khususnya bagi lansia yang secara fisik maupun finansial kesulitan mengakses layanan kesehatan dasar.

Baca juga: PDP Kahyangan Kembangkan Wisata Edukasi di Lereng Pegunungan Panti

Ia mendorong agar Dinas Kesehatan atau puskesmas setempat dapat menginisiasi program layanan kesehatan proaktif yang mendatangi langsung rumah pasien.

"Saya harap ada pelayanan dari tenaga kesehatan yang datang mengunjungi dan mempermudah warga yang kurang mampu. Kalau bisa, ada kendaraan dan tenaga medis yang datang melayani di rumah. Jadi kayak jemput bola gitu," harapnya.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Jember

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler