Banjir Pujian, Film Pelangi di Mars Tawarkan Kualitas Animasi Kelas Dunia

Minggu, 05 Apr 2026 10:30 WIB
Reporter :
jatimnow.com
Sutradara film Pelangi di Mars, Upie Guava. (Foto: Mahakarya for jatimnow.com)

jatimnow.com - Film terbaru dari Mahakarya Pictures, Pelangi di Mars dibanjiri pujian atas kualitas animasi dan efek visual yang mampu bersaing dengan film Hollywood. Sejak tayang di bioskop pada 18 Maret 2026 lalu, film ini mendapat banyak apresiasi. Sejumlah teknologi mutakhir dilibatkan dalam proses pembuatan film animasi tersebut.

Sutradara film Upie Guava mengungkapkan film ini merupakan sebuah bentuk surat cinta kepada mimpi anak-anak Indonesia. Film hybrid animasi dan live-action ini menggunakan teknologi XR dalam pembuatannya. Teknologi ini juga digunakan dalam karya film Hollywood seperti The Mandalorian dan The Batman.

"Tak hanya sekedar film, tapi ini merupakan sebuah bentuk surat cinta untuk mimpi anak Indonesia," ujarnya, Minggu (5/4/2026).

Baca juga: 5 Hal Menarik Film Zanna: Whisper of the Volcano Isle Karya Animator Indonesia

Film ambisius ini sudah lahir sejak lama, tahun 2020 tepatnya. Lahir dari keresahan Upie Guava yang berpikir kalau mimpi besar anak-anak Indonesia sudah mulai pudar, Upie bertekad untuk membuat film yang membangkitkan semangat mimpi tersebut kembali.

Setelah bergabungnya produser Dendi Reynando dari Mahakarya Pictures, yang juga memiliki keresahan akibat tidak adanya IP anak asli Indonesia ketika ia membawa anaknya ke bioskop atau ke toko mainan, dimulailah perjalanan lebih dari 5 tahun dibawah pimpinan dua “kapten” ini.

Baca juga: Film Nussa Rangkul 100 Ribu Penonton Kembali ke Bioskop

Berjalan perlahan dengan teknologi yang masih asing, perjalanan ini pada akhirnya didukung oleh ratusan orang Indonesia yang percaya akan visi gila ini.

\

Lebih dari lima tahun setelah dimulainya perjalanan ini, Pelangi di Mars hadir berkat dedikasi dari ratusan tangan Indonesia yang bersama belajar membangun film ini. Alhasil terciptalah film dengan visual kelas dunia yang tidak pernah ada di film Indonesia sebelumnya.

Baca juga: Lagu 'Merakit' Yura Yunita Terpilih Jadi Soundtrack Film Nussa

YouTuber dan influencer Muntaz Halilintar yang pernah diajak untuk melihat langsung proses produksi film Pelangi di Mars di Doss Guava XR Studio juga turut membagikan kekagumannya.

“Salah satu set paling gila yang pernah saya lihat. So much effort, so much heart to it,” ungkapnya.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler