Jalur KA Jember–Situbondo Tinggi Peminat, BTP Surabaya Rampungkan Survei

Rabu, 28 Jan 2026 12:59 WIB
Reporter :
Sugianto
Foto: Kondisi stasiun Bondowoso saat ini. (BTP Surabaya/jatimnow.com)

jatimnow.com–Minat masyarakat terhadap reaktivasi jalur kereta api Kalisat, Jember–Panarukan, Situbondo terbilang tinggi. Menyikapi hal tersebut, Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya telah menyelesaikan Survei Identifikasi Desain (SID) sebagai tahap awal perencanaan.

SID dilakukan selama satu pekan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting jalur KA nonaktif lintas Kalisat–Bondowoso–Panarukan. Kegiatan ini mencakup pendataan trase rel, jembatan, stasiun, lahan, serta titik-titik yang mengalami kerusakan atau perubahan fungsi.

Kepala BTP Kelas I Surabaya, Denny Michels Adlan, mengatakan SID menjadi dasar awal sebelum dilakukan survei lanjutan yang lebih komprehensif pada tahap perencanaan berikutnya.

Baca juga: Percepat Transformasi Digital, Linknet Teken MoU dengan Universitas Jember

“Kami mengambil gambar dan melakukan plotting dengan GPS sehingga seluruh kondisinya dapat terpetakan,” ujarnya, Rabu (28/1/2026).

Menurut Denny, kegiatan ini juga sekaligus mengidentifikasi berbagai potensi hambatan jika jalur tersebut dibuka kembali. Ia menyebutkan sejumlah stasiun telah beralih fungsi, sementara beberapa jembatan perlu dianalisis ulang kekuatan strukturnya.

“Beberapa jembatan masih ada yang baik, tapi perlu dianalisa kembali apakah masih kuat, hanya perlu penggantian, atau harus dibangun baru jika sudah rusak berat,” tambahnya.

Baca juga: Menu MBG Dikritik, Bupati Jember Ingatkan Pengelola SPPG Hal Ini

Denny juga mengungkapkan bahwa kendala di lapangan sudah mulai terpetakan, terutama karena beberapa titik jalur kini berada dekat permukiman dan tidak lagi steril.

\

“Selain diperlukan penertiban, juga perlu disiapkan jalan alternatif bagi warga karena beberapa jembatan KA saat ini menjadi akses masyarakat untuk melintas,” tutup Denny.

Sebagai informasi, jalur KA lintas Surabaya Kota–Kalisat–Bondowoso–Panarukan dibangun oleh Staatsspoorwegen pada 1897. Segmen Kalisat–Bondowoso–Panarukan berhenti beroperasi sejak 2004.

Baca juga: Jadi Langganan Banjir, Warga Perumahan Muktisari Mengadu ke Pemkab Jember

Pada 2023, BTP Surabaya bersama Komunitas Indonesian Railway Preservation Society (IRPS) menyelamatkan dan memindahkan alat peraga sinyal tebeng tipe Krian dari Stasiun Prajekan ke Stasiun Krian, Sidoarjo.

Sebelumnya, pada 2022, jalur ini juga telah melalui studi kelayakan yang menunjukkan minat tinggi dari masyarakat di wilayah Jember, Bondowoso, hingga Situbondo untuk reaktivasi jalur tersebut

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Jember

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler