jatimnow.com - Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perhubungan melakukan penutupan total Jalan Suparjan Mangun Wijaya selama empat hari yakni mulai Kamis (22/1/2026) hingga Minggu (26/1/2026). Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri Arief Cholisudin, mengatakan hal tersebut dilakukan dalam rangka erection girder atau pemasangan balok penyangga proyek jalan tol Kediri-Tulungagung
"Penutupan jalan dilakukan Kamis pagi pukul 8.00 WIB dan dibuka kembali Minggu malam pukul 24.00 WIB, jadi Senin paginya sudah bisa dilalui kembali," terangnya.
Ia menekankan selama pelaksanaan pekerjaan, baik kendaraan umum maupun pribadi tidak diperbolehkan melintasi jalan tersebut. Namun demikian, pengguna jalan dapat melaju pada sirip-sirip Jalan Suparjan Mangun Wijaya, dengan catatan tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Cholis juga menyampaikan penutupan jalan ini berdampak pada pengaturan lalu lintas, khususnya kendaraan besar seperti bus dan truk.
Baca juga: Akses Tol Bandara Dhoho Menuju Kota Kediri Selesai Oktober 2025
Adapun rekayasa lalu lintas yang diterapkan sebagai berikut: bus dari arah Tulungagung tetap wajib masuk Terminal Tamanan, kemudian berputar kembali ke arah timur melalui Jalan Yos Sudarso menuju Surabaya. Sebaliknya, bus dari arah Surabaya, tidak diwajibkan masuk Terminal Tamanan dan dapat langsung melalui Jalan Diponegoro seperti ke arah Ngronggo menuju Tulungagung. Sedangkan Kendaraan pribadi dapat menggunakan Jalan Kawi dan Jalan Veteran sebagai jalur alternatif.
Baca juga: Intip Spesifikasi Tol Kediri-Tulungagung, Dibangun GG dengan Investasi Rp9,9 T
Terkait dengan kegiatan tersebut, pihaknya memberikan imbauan kepada pengusaha atau pengguna kendaraan bermuatan besar agar memperhatikan rute truk yang telah ditentukan sesuai rekayasa lalu lintas.
“Untuk masyarakat terutama yang biasa mengakses bus di Jalan Suparjan Mangun Wijaya maupun sepanjang Jalan Ahmad Dahlan diimbau berpindah ke kawasan Jalan Yos Sudarso sisi utara selama masa penutupan berlangsung. Sementara itu, aktivitas masyarakat lainnya tetap dapat melalui Jalan Kawi atau Jalan Veteran," jelasnya.
Baca juga: Pembebasan Lahan Tol Kediri-Kertosono Kurang 2 Persen
Guna memastikan kelancaran dan keamanan lalu lintas, tim gabungan terdiri dari Dinas Perhubungan Kota Kediri, Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota, serta LMA selaku pelaksana proyek jalan tol akan melakukan patroli dan pengamanan di lapangan. Pemkot Kediri menegaskan bahwa penutupan jalan ini bersifat tentatif, apabila pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dari jadwal, maka Jalan Suparjan Mangun Wijaya dapat dibuka kembali lebih awal.
“Kami mengingatkan kepada masyarakat terutama pengguna jalan untuk mematuhi rambu-rambu, mengikuti arahan petugas, serta merencanakan perjalanan dengan baik demi kelancaran bersama," pungkasnya.