jatimnow.com - Kekhawatiran konsumen terhadap kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) yang beredar di pasaran mendorong tiga mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) untuk menciptakan solusi inovatif.
Evan Nugroho, Christabel Audrey Theresya, dan Michael Ong dari Program Studi Teknik Elektro FT Ubaya merancang VeriFuel, sebuah prototipe alat penguji kemurnian BBM terintegrasi IoT yang memberikan informasi real-time dan akurat kepada konsumen.
VeriFuel menggunakan sensor gas dan suhu untuk mengukur kualitas BBM. Hasil pengukuran ini langsung ditampilkan pada layar perangkat dan aplikasi seluler, lengkap dengan informasi lokasi yang diperoleh dari GPS.
Baca juga: Waspada Child Grooming! Ini Alur Manipulasi Korban Menurut Psikolog Ubaya
Dengan VeriFuel, konsumen dapat memantau kualitas BBM secara independen sebelum menggunakannya.
"Awalnya kami khawatir dengan isu penurunan kualitas BBM. Verifikasi kualitas BBM yang preventif juga belum ada. VeriFuel hadir sebagai solusi," kata Christabel Audrey Theresya, salah satu pencipta VeriFuel.
Cara kerja VeriFuel sangat sederhana. Petugas mengisi tabung perangkat dengan 350-450 ml BBM, menutupnya, dan menunggu 10 detik.
Baca juga: Mahasiswa Ubaya Garap Ilustrasi Natal Pakai Logaritma, Dedikasi untuk Sang Ayah
Hasil pengukuran (normal atau tidak normal) akan muncul di layar OLED perangkat dan aplikasi petugas. Data ini kemudian diunggah ke aplikasi konsumen, lengkap dengan informasi lokasi dan waktu.
Inovasi tersebut memungkinkan konsumen untuk beralih dari metode reaktif (menunggu masalah terjadi) menjadi preventif (mencegah masalah).
Dengan memantau kualitas BBM sebelum masuk ke tangki kendaraan, konsumen dapat menghindari kerusakan teknis dan kerugian finansial akibat BBM oplosan.
Baca juga: Mahasiswa Ubaya Sulap Kantong Teh Jadi Dekorasi Rumah Estetik & Berkelanjutan
"VeriFuel memberdayakan konsumen dengan mencegah masalah sebelum terjadi. Kerusakan mesin dan kerugian finansial bisa dihindari," jelas Christabel.
VeriFuel meraih Juara Tiga dalam Internet of Things Nasional Electro Champion 2025, membuktikan potensi inovasi ini dalam menjawab kebutuhan masyarakat.