200 Warga Trenggalek Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo

Senin, 12 Jan 2026 10:53 WIB
Reporter :
jatimnow.com
Foto: Becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto. (Prokopim/jatimnow.com)

jatimnow.com-Sebanyak 200 warga Kabupaten Trenggalek menerima bantuan becak listrik dari Presiden ke-8 Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara, bersama Wakil Ketua Umum Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Nanik S. Deyang, di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Minggu (11/1/2026). Bantuan becak listrik ini menyasar para tukang becak, khususnya lanjut usia.

Wakil Ketua Umum Yayasan GSN yang juga Presiden Becak Indonesia, Nanik S. Deyang, mengatakan pemberian becak listrik merupakan bentuk kepedulian dan kasih sayang Presiden Prabowo terhadap rakyatnya. Presiden Prabowo merasa prihatin melihat masih banyak warga lanjut usia yang harus mengayuh becak untuk mencari nafkah.

“Pak Presiden prihatin melihat rakyatnya di usia senja masih harus bekerja keras. Karena itu beliau ingin memberikan solusi agar mereka tetap bisa bekerja dengan lebih ringan dan manusiawi,” ujarnya.

Baca juga: Ratusan CJH Trenggalek Belum Lolos Istitha'ah

Melalui Prabowo Foundation yang kini bertransformasi menjadi Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, program bantuan becak listrik ini telah dimulai sejak 2024. Di Trenggalek sendiri, sebelumnya telah disalurkan 26 unit becak listrik sebagai tahap awal.

“Tahun 2024 lalu kami sudah memberikan 26 becak listrik. Saat itu masih seperti uji coba dan belum terorganisir dengan pemerintah daerah. Hari ini adalah tahap kedua dengan jumlah 200 unit. Insya Allah ke depan akan ada tahap berikutnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada tahap awal bantuan diprioritaskan bagi tukang becak berusia 60 tahun ke atas. Namun ke depan, bantuan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak penerima. Terkait pengisian daya, Nanik menyebut becak listrik dapat diisi ulang menggunakan daya listrik 450 watt dan dapat dilakukan di berbagai tempat, termasuk kantor kecamatan maupun kantor pemerintahan lainnya.

Baca juga: Tren Penyakit Gagal Ginjal Naik di Trenggalek, Pasien Termuda Usia 15 Tahun

Untuk mencegah terjadinya pemindahtanganan atau penjualan becak listrik, Yayasan GSN menggandeng pemerintah daerah serta aparat keamanan. Langkah ini dilakukan agar bantuan benar-benar dimanfaatkan oleh penerima.

\

“Dulu ada kejadian becak dijual, bahkan bukan oleh pemiliknya, tapi oleh anaknya. Sekarang kami titipkan ke pemerintah daerah agar hal seperti itu tidak terulang. Tujuannya supaya para tukang becak ini punya aset sendiri di usia tuanya,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara, menyampaikan apresiasinya atas bantuan tersebut. Ia menilai Presiden Prabowo sebagai sosok pemimpin yang tulus dan ikhlas memikirkan nasib rakyat.

Baca juga: AKD Trenggalek Keluhkan Pemangkasan Dana Desa, Banyak Program Tak Berjalan

“Kita patut berbangga memiliki presiden yang tulus dan ikhlas, yang setiap hari memikirkan bagaimana meningkatkan kesejahteraan rakyatnya,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan para penerima agar menjaga dan memanfaatkan becak listrik tersebut dengan baik serta tidak menjualnya, agar kepercayaan pemerintah pusat terhadap Trenggalek tetap terjaga dan bantuan serupa dapat kembali disalurkan di masa mendatang.
Salah satu penerima bantuan, Ahmad (70), mengaku sangat bersyukur atas becak listrik yang diterimanya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu meringankan pekerjaannya sehari-hari.

“Terima kasih Pak Prabowo. Becak ini sangat membantu kami. Semoga beliau selalu sehat,” pungkasnya.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Trenggalek

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler