jatimnow.com - Penyidik pidana khusus (pidsus) Kejaksaan Negeri Situbondo, Jawa Timur, mulai menyelidiki dugaan korupsi pengadaan pupuk organik atau bokashi dan MOL (mikro organisme lokal) APBD Tahun Anggaran 2017.
"Sampai dengan saat ini, dugaan korupsi pengadaan pupuk bokashi dan MOL tersebut baru masuk dalam tahap penyelidikan," kata Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Situbondo, Reza Aditya Wardana di Situbondo, Jumat (27/4/2018).
Ia mengemukakan, penyidik kejaksaan juga telah memanggil dan memintai keterangan dari sejumlah saksi-saksi, mulai dari kelompok petani hingga pada pejabat Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Pemerintah Kabupaten setempat.
Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan pupuk organik untuk penyuburan tanah persawahan yang merupakan program prioritas Pemkab Situbondo ini, katanya, semula mendapatkan pengaduan dari masyarakat adanya indikasi penyalahgunaan pengadaan pupuk organik tersebut.
"Yang jelas tindakan kami setelah mendapatkan pengaduan, melakuka penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi yang terkait," tuturnya.
Informasi yang dihimpun Antara, pagu anggaran pengadaan pupuk bokashi dan MOL sekitar Rp700.000.000 dari APBD Tahun Anggaran 2017 diduga ada indikasi korupsi dalam pelaksanaannya, dan sehingga Kejaksaan Negeri Situbondo melakukan penyelidikan setelah mendapatkan pengaduan dari masyarakat.
Sementara Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Pemkab Situbondo, Farid Kuntadi saat dihubungi lewat telepon untuk konfirmasi terkait dugaan korupsi pengadaan pupuk bokashi dan MOL (mikro organisme lokal) tidak dijawab.
Sumber: Antara
Editor: Budi Sugiharto
Kejaksaan Selidiki Pengadaan Pupuk di Situbondo
Jumat, 27 Apr 2018 14:36 WIB
Reporter :
jatimnow.com
jatimnow.com
Berita Situbondo
Jejak Masjid 1825 di Situbondo dan Mimpi Global Cicit Kyai Mas Su’ud
Terancam Bui Demi Burung Cendet, Ansor Jatim Pasang Badan untuk Kakek Masir
SIG Renovasi Bangunan Pondok Pesantren Minhaju Al Ihtida’ di Situbondo
Peringati HUT ke 77 Polwan, Polres Situbondo Gelar Hapus Tato Gratis
Bawa Pesan dari Khofifah, Pramuka Jatim: Jangan Sampai Tidak Mengenal Budaya
Berita Terbaru
Profil AKBP Ramadhan Nasution, Kapolres Gresik Baru Gantikan AKBP Rovan Richard
Proyek Dam Pelimpah Jember Senilai Rp15 M Ambrol, Komisi D DPRD Jatim Segera Cek
Tok! MA Hukum CNN Indonesia Bayar Setengah Miliar ke Karyawan
Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Jagal Pegirian Keler Sapi Hidup ke Gedung DPRD Surabaya, Tolak Relokasi
Tretan JatimNow
Konsisten Memberdayakan Kaum Hawa, Reny Widya Lestari Raih AWEN Award 2025
Aura Sinta Raih Emas Pada Ajang AKF China Setelah Gagal di Porprov Jatim
Kisah inspiratif Dokter Gigi Zahra, Sang Dokter Gigi Bawa Misi Kemanusiaan
Agus Hermanto, Guru Pelosok Banyuwangi Sang Penjaga Mimpi Anak Desa
Terpopuler
#1
Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan, Waspadai Hujan Ringan
#2
Jagal Pegirian Keler Sapi Hidup ke Gedung DPRD Surabaya, Tolak Relokasi
#3
Harga Emas Senin 12 Januari 2026: Stabil dan Cenderung Naik
#4
Khofifah Bahas Realisasi SRRL Surabaya - Sidoarjo dengan Jerman
#5