jatimnow.com - Jasad seorang Kiai di Blitar tetap utuh meski telah dimakamkan selama 31 tahun. Peristiwa ini diketahui saat keluarga hendak memindahkan makam sang Kiai.
Jasad Kiai Muhammad Anwar Sudibyo, seorang ulama asal Dusun/Desa Tambakan, Gandusari, Kabupaten Blitar tetap utuh, saat penggalian makam setelah keluarga memutuskan untuk memindahkan jasad dari TPU Tambakan menuju Makam keluarga yang ada di sebelah barat Masjid Baitur Rouf, Tambakan, Gandusari. Pusara Kiai Anwar disandingkan dengan makam istrinya Siti Afijah.
"Kita awalnya sudah mengantisipasi dengan menyiapkan peti kalau nanti sudah tinggal tulangnya saja. Namun ketika dibantu anak-anak Banser mengangkat, Subhanallah ternyata (jasad) masih utuh," terang Putra Kiai Muhammad Anwar Sudibyo, Muhammad Munib (60) kepada jatimnow.com, Selasa (19/03/2019).
Kiai Anwar sendiri lahir pada tanggal 14 Agustus 1914. Ia kemudian wafat dan dimakamkan pada tanggal 21 September 1988 pada usia 74 tahun. Oleh keluarga kemudian, Kiai Anwar diputuskan untuk dimakamkan di TPU Tambakan, Gandusari.
Pemindahan makam itu dilakukan pada tanggal 15 Maret 2019 lalu atau 30 tahun enam bulan pascajenazah dikebumikan. Dengan dibantu anggota Banser Gandusari, pemindahan jenazah berlangsung selama dua jam tanpa hambatan.
"Jasadnya itu masih terbujur kaku. Kain kafannya masih utuh dan hanya kotor terkena tanah itu saja. Kami memang tidak diperbolehkan menyentuh jadi kami hanya melihat. Kemudian oleh anak-anak Banser diletakkan diatas kain kafan baru lalu dipindahkan ke Masjid," papar Munib.
Pemindahan ini lantaran keluarga menginginkan makam Kiai berdekatan dengan istrinya. Ini untuk mempermudah para peziarah yang ingin nyekar di makam Kiai Muhammad Anwar Sudibyo.
"Abah itu santrinya banyak. Yang ziarah juga banyak jadi dipindahkan ke masjid. Kami diberi petunjuk oleh Kiai Mas'ud Zamburi. Kami juga sudah konsultasi sama Kiai Zaelani, Kepala Desa, kemudian dipindahkan," tutup Munib.
Jenazah Kiai Muhammad Anwar Sudibyo saat ini diletakkan di sebelah barat Pusara Siti Afijah, istrinya. Pihak keluarga juga memasang pagar pembatas di sekitar areal pusara.
Jasad Kiai di Blitar ini Tetap Utuh Meski 31 Tahun Terkubur
Selasa, 19 Mar 2019 14:45 WIB
Reporter :
CF Glorian
CF Glorian
Berita Blitar
Sempat Koma Lima Hari, Narapidana Lapas Blitar Tewas Usai Dianiaya Temannya
Pencurian Baut Jalur Rel Kereta Api di Blitar Digagalkan Warga
Siswa SMK di Kota Blitar Terima Paket MBG Telur Mentah, Kok Bisa
Salahi Izin Tinggal, Imigrasi Blitar Deportasi 3 WNA Asal Pakistan
Jenazah PMI Asal Blitar Korban Kebakaran di Hongkong Telah Dimakamkan
Berita Terbaru
GABSI Kabupaten Kediri Matangkan Persiapan Atlet Bridge Menuju Porprov 2027
Profil AKBP Ramadhan Nasution, Kapolres Gresik Baru Gantikan AKBP Rovan Richard
Proyek Dam Pelimpah Jember Senilai Rp15 M Ambrol, Komisi D DPRD Jatim Segera Cek
Tok! MA Hukum CNN Indonesia Bayar Setengah Miliar ke Karyawan
Jagal Pegirian Keler Sapi Hidup ke Gedung DPRD Surabaya, Tolak Relokasi
Tretan JatimNow
Konsisten Memberdayakan Kaum Hawa, Reny Widya Lestari Raih AWEN Award 2025
Aura Sinta Raih Emas Pada Ajang AKF China Setelah Gagal di Porprov Jatim
Kisah inspiratif Dokter Gigi Zahra, Sang Dokter Gigi Bawa Misi Kemanusiaan
Agus Hermanto, Guru Pelosok Banyuwangi Sang Penjaga Mimpi Anak Desa
Terpopuler
#1
Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan, Waspadai Hujan Ringan
#2
Jagal Pegirian Keler Sapi Hidup ke Gedung DPRD Surabaya, Tolak Relokasi
#3
Harga Emas Senin 12 Januari 2026: Stabil dan Cenderung Naik
#4
Khofifah Bahas Realisasi SRRL Surabaya - Sidoarjo dengan Jerman
#5