jatimnow.com - Doktrin tentang isu kiamat ternyata bukan satu-satunya yang membuat 16 kk yang berjumlah 52 orang warga Desa Watubonang, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo pindah massal ke Malang.
"Ada doktrin lain. Tidak hanya tentang doktrin kiamat," kata Camat Badegan, Rinngga Irawan, Rabu (13/3/2019) kepada jatimnow.com.
Ia mengatakan, berdasar hasil penggalian informasi pihak kecamatan, perkumpumpulan tersebut juga meyakini doktrin lain, yakni akan terjadi huru hara saat Ramadhan, ada kemarau panjang selama 3 tahun.
Ia menjelaskan, banyak warga yang terpengaruh doktrin tersebut. Mereka rela menjual semua aset dan pergi ke Malang dengan alasan mondok atau berguru ilmu agama.
"Saat ini jemaah di Watubonang ada sekitar 200 orang. Tapi tidak semua mau pergi ke Malang, ada yang masih bertahan di sini," imbuhnya.
Perangkat pemerintahan setempat telah memberikan pemahaman atau menetralkan pemikiran anggota padepokan yang lain agar tidak terpengaruh pindah massal.
"Yang belum berangkat kami lakukan pemahaman," bebernya.
52 orang tersebut tergabung dalam kelompok pengajian yang diberi nama Padepokan Gunung Pengging.
Tercatat 52 warga terdiri dari 23 perempuan dan 29 laki-laki, sembilan diantaranya anak-anak.
Tak Hanya Kiamat, Ini Doktrin Lain yang Bikin Warga Ponorogo Pindah
Rabu, 13 Mar 2019 17:05 WIB
Reporter :
Mita Kusuma
Mita Kusuma
Berita Ponorogo
Bader FC Sabet Gelar Juara Super Copa Pondok Modern Darussalam Gontor
DASS 100 Tahun Gontor Pukau Ribuan Penonton, Santri dan Guru Tampil Spektakuler
Libur Sekolah, Polres Ponorogo Gencarkan Razia Balap Liar
Satu Abad Gontor: Wamenag Puji Peran Pesantren Cetak Generasi Mendunia
Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor
Berita Terbaru
Belgia Kalahkan Amerika Serikat, Tak Ada Tim Tuan Rumah di Perempat Final
BMKG Peringatkan 3 Daerah di Jatim Waspada Angin Kencang
PBNU Kirim Tim Survey Lokasi Muktamar ke Ponpes Lirboyo Kediri, Ini Hasilnya
Gol Menit Akhir Singkirkan Portugal, Spanyol Melaju ke Perempat Final
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah
Tretan JatimNow
Maria Apriliani, Doktor Muda Alumni UNAIR yang Bersinar di Kancah Internasional
Kisah Dr. Sentot Purwandi, Alumni Farmasi UNAIR yang Pantang Menyerah
Kisah Ory dan Sherlita, Menghidupkan Spirit Kartini di Era Digital
Cerita Uung Victoria Finky Arungi Laut 14 Jam demi Ibu Menyusui
Terpopuler
#1
BMKG Peringatkan 3 Daerah di Jatim Waspada Angin Kencang
#2
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah
#3
Gol Menit Akhir Singkirkan Portugal, Spanyol Melaju ke Perempat Final
#4
PBNU Kirim Tim Survey Lokasi Muktamar ke Ponpes Lirboyo Kediri, Ini Hasilnya
#5