jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Soekarwo resmi berpamitan atau purna tugas sebagai pemimpin pemerintahan Provinsi Jawa Timur, di Gedung Negara Grahadi Surabaya Senin (11/2/2019) malam.
Selain berpamitan, Pakde Karwo beserta istri Nina Soekarwo juga menyampaikan pidato pamitan kepada seluruh Forkompida, dan 38 bupati/wakil bupati dan walikota/wakil walikota se Jawa Timur.
Namun, dalam acara itu Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) beserta istri Fatma Saifullah Yusuf tak terlihat berada di kursi yang telah di beber di ruang berlangsung nya acara tersebut.
"Pak Wagub sedang ada tugas khusus yang belum selesai sehingga tidak bisa hadir," ucap Soekarwo saat memberikan sambutan didepan para tamu.
Dalam acara Mohon Diri Purna Tugas itu, tampak hadir Gubernur Jawa Timur terpilih 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak serta istrinya Arumi Bachsin.
Pada acara itu mantan menteri sosial itu melantunkan penggalan lagu yang sangat mesrah yaitu lagu berjudul Ku Tak Bisa dari grup band Slank.
"Ku tak bisa..jauh,. jauh,. jauh..darimu. Dan tak bisa.. Jauh.. Jauh.. Jauh.. Darimu.," lantun Khofifah dalam sambutannya.
Khofifah yang dua hari kedepan akan dilantik menjadi gubernur pertama perempuan Jatim itu, mengaku jika menyanyikan itu karena ingin menyuarakan hati warga Jawa Timur untuk Pakde Karwo yang sudah sepuluh tahun memimpin Jawa Timur.
"Malam ini saya jadi ingat ketika saya menyampaikan surat pengunduran diri ke Presiden sebagai Menteri Sosial. Ketika saya menyampaikan surat itu Menkeu, Menteri PU PR dan Menlu berdiri dan mereka lalu mengutip lagu Slank ini. Rasanya itu yang saat ini dirasakan oleh masyarakat Jawa Timur," kata Khofifah.
Selama sepuluh tahun Pakde Karwo memimpin Jawa Timur, menurut Khofifah Gubernur Soekarwo sudah berhasil membangun komunikasi yang luar biasa baik secara horizontal maupun secara vertikal.
"Maka itu yang akan menjadi catatan untuk saya dan Mas Emil," kata Khofifah.
Gubernur Soekarwo tak lupa menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Jatim karena selama sepuluh tahun menjabat, dirinya mendapatkan ilmu untuk mampu merubah pemerintahan yang sebelumnya berjalan secara otoriter menjadi partisipatoris.
"Guru besar kami adalah masyarakat Jawa Timur, karena masyarakat Jatim yang plural, open mainded," kata Soekarwo.
Wagub Gus Ipul Tak Hadir di Acara Pamitan, Soekarwo: Ada Tugas Khusus
Senin, 11 Feb 2019 23:37 WIB
Reporter :
Farizal Tito
Farizal Tito
Berita Terbaru
Jangan Lewatkan! Diskusi Penghapusan Konten Digital dan Masa Depan Kemerdekaan Pers
Liga Anak Megilan: Pijakan Lahirnya Talenta Pesepakbola Muda di Lamongan
Seminggu di Kota Probolinggo 2026 Prioritaskan UMKM dan PKL Lokal
GMNI Jember Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi Ompreng Program MBG
Viral Isi BBM Ditolak karena Pajak Mati, Ini Penjelasan Pertamina
Tretan JatimNow
Maria Apriliani, Doktor Muda Alumni UNAIR yang Bersinar di Kancah Internasional
Kisah Dr. Sentot Purwandi, Alumni Farmasi UNAIR yang Pantang Menyerah
Kisah Ory dan Sherlita, Menghidupkan Spirit Kartini di Era Digital
Cerita Uung Victoria Finky Arungi Laut 14 Jam demi Ibu Menyusui
Terpopuler
#1
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah
#2
Rektor Lepas 650 Mahasiswa KKN Unisda 2026, Bawa Misi Pemberdayaan Masyarakat
#3
Nyamar Jadi Warga Biasa, Anggota DPRD Lamongan Kecewa Layanan KTP di MPP Lamban
#4
Surabaya Printing Expo 2026 Hadirkan Teknologi Cetak Terbaru dan AI
#5