jatimnow.com - Kasus penusukan di Jalan Panjang Jiwo, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya, berakhir tragis. Seorang pria yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut nekat menceburkan diri ke Sungai Jagir saat berusaha melarikan diri. Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, pria itu ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (31/10/2026) pagi.
Peristiwa yang diduga bermula dari perselisihan antarpengendara mobil tersebut kini masih didalami kepolisian. Berikut lima fakta dalam kasus penusukan di Panjang Jiwo Surabaya.
1. Berawal dari Pertengkaran Dua Pengendara Mobil
Insiden tersebut bermula dari perselisihan antara dua pengendara mobil. Berdasarkan informasi awal, pertengkaran diduga dipicu senggolan kendaraan.
Keduanya kemudian berhenti di sekitar Jembatan Panjang Jiwo untuk melanjutkan perselisihan. Situasi memanas hingga salah satu pihak diduga mengeluarkan senjata tajam dan menyerang lawannya.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan, penyidik masih mendalami penyebab pertengkaran yang berujung aksi kekerasan tersebut.
“Ini kan masih kita dalami terus. Beberapa orang masih kita lakukan pemeriksaan di Satreskrim, dari percekcokan antara dua pengendara kendaraan roda empat,” kata Luthfie di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (30/10/2026).
2. Korban Mengalami Luka Akibat Penusukan
Pertengkaran tersebut berujung aksi penusukan yang menyebabkan satu orang menjadi korban. Warga di sekitar lokasi berusaha memberikan pertolongan kepada korban sekaligus mengamankan orang-orang yang diduga terlibat.
Korban kemudian menjalani perawatan di RSUD Eka Candrarini Surabaya.
Sementara itu, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian, termasuk penyebab perselisihan dan peran masing-masing pihak.
3. Sejumlah Orang Diamankan untuk Diperiksa
Polisi mengamankan sejumlah orang yang diduga berkaitan dengan insiden tersebut. Mereka dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto menjelaskan, penyidik masih mendalami keterlibatan masing-masing orang. Keberadaan mereka dalam rombongan yang diduga terlibat belum cukup untuk memastikan status sebagai pelaku.
Baca juga:
Lima Perahu Sisir Sungai Jagir Cari Pelaku Pembacokan di Panjang Jiwo Surabaya
“Jadi masih dilakukan pemeriksaan. Ada yang diduga, namun perannya belum jelas, jadi masih pemeriksaan,” kata Hadi, Jumat (30/10/2026).
Dalam perkembangan berikutnya, tiga dari empat orang yang diduga terlibat disebut telah diamankan. Sementara itu, satu orang lainnya melarikan diri dengan menceburkan diri ke Sungai Jagir.
4. Terduga Pelaku Nekat Terjun ke Sungai Jagir
Saat warga berusaha mengamankan orang-orang yang diduga terlibat, seorang pria justru melarikan diri dengan melompat ke Sungai Jagir di sekitar Jembatan Panjang Jiwo.
Aksi tersebut diduga dilakukan untuk menghindari kejaran warga. Namun, kondisi sungai yang saat itu dilaporkan memiliki kedalaman hingga sekitar delapan meter menyulitkan upaya pencarian.
Tim gabungan dari kepolisian, SAR, BPBD, dan unsur terkait kemudian melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai sejak Jumat (30/10/2026) pagi.
Sebanyak lima perahu dikerahkan untuk menyisir sungai dan mencari keberadaan pria tersebut.
Baca juga:
Pembacokan di Jalan Jiwo Surabaya, Terduga Pelaku Terjun ke Sungai Jagir
5. Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Dua Hari Pencarian
Pencarian terhadap pria yang menceburkan diri ke Sungai Jagir akhirnya membuahkan hasil pada Sabtu (31/10/2026) pagi.
Tim SAR Gabungan menemukan dan mengevakuasi pria tersebut dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 05.32 WIB. Lokasi penemuan berada sekitar 800 meter dari titik awal kejadian.
“Pada pukul 05.32 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi korban dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan pada koordinat 7°18’28”S 112°46’05”E atau sekitar 800 meter dari lokasi kejadian,” demikian keterangan petugas Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Surabaya.
Setelah dievakuasi, jenazah diserahkan kepada tim INAFIS Polda Jawa Timur untuk proses identifikasi, kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk penanganan lebih lanjut.
Dengan ditemukannya pria tersebut, operasi pencarian oleh Tim SAR Gabungan resmi berakhir. Sementara itu, kepolisian masih mendalami perkara penusukan tersebut untuk memastikan kronologi dan keterlibatan setiap pihak.