jatimnow.com - Persik Kediri bertekad memutus rekor enam pertandingan tanpa kekalahan Persita Tangerang dalam lanjutan Super League 2026/2027. Kedua tim akan bertemu di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Sabtu (31/10/2026).
Catatan positif Persita menjadi motivasi tersendiri bagi skuad Macan Putih. Dari enam pertandingan sebelumnya, Pendekar Cisadane membukukan tiga kemenangan dan tiga hasil imbang.
Kapten Persik Kediri Francisco Pereira Carneiro atau Kiko menegaskan, timnya berambisi menjadi tim pertama yang mengalahkan Persita sekaligus mengamankan tiga poin di kandang sendiri.
“Persita merupakan tim yang sulit dan belum pernah kalah. Kami ingin menjadi tim pertama yang mengalahkan mereka dan mendapatkan tiga poin,” ujar Kiko dalam sesi konferensi pers prapertandingan, Jumat (30/10/2026).
Meski demikian, Kiko mengakui persiapan tim menghadapi laga tersebut tidak mudah karena padatnya jadwal pertandingan. Pemulihan kondisi fisik pemain menjadi salah satu prioritas sebelum menghadapi Persita.
Baca juga:
Finishing Menjadi Fokus Latihan Persik Kediri Jelang Lawan Persita Tengerang
“Seperti yang dikatakan pelatih, hal terpenting adalah menghindari cedera dan memulihkan kondisi secepat mungkin. Para pemain sudah tahu apa yang harus dilakukan besok,” katanya.
Sementara itu, pelatih Persik Kediri Marcos Reina Torres menilai Persita sebagai lawan tangguh yang diperkuat pemain-pemain berkualitas. Tantangan semakin besar karena waktu persiapan yang relatif singkat di tengah padatnya jadwal kompetisi.
Marcos mengatakan, tim pelatih berupaya memaksimalkan waktu yang tersedia untuk memulihkan kondisi pemain sekaligus mematangkan strategi demi meraih kemenangan.
Baca juga:
Persik Kediri Kalah, Marcos Keluhkan Kualitas Rumput JIS
“Kami berusaha memulihkan kondisi pemain secepat mungkin dan mempersiapkan strategi sebaik mungkin. Ini menjadi tantangan besar bagi kami untuk mendapatkan kemenangan,” katanya.
Selain kesiapan tim, Marcos berharap dukungan suporter yang memadati Stadion Brawijaya dapat menjadi tambahan motivasi bagi para pemain untuk mengamankan tiga poin di hadapan pendukung sendiri.