Pixel Code jatimnow.com

Harga Sembako di Jawa Timur: Beras hingga Cabai Tunjukkan Variasi Antarwilayah

Editor : Bramanta  
Ilustrasi pedagang cabai. (Foto: Ilustrasi/jatimnow.com)
Ilustrasi pedagang cabai. (Foto: Ilustrasi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Provinsi Jawa Timur kembali merilis pembaruan data harga rata-rata komoditas pangan penting. Berdasarkan laporan tersebut, harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, gula, minyak goreng, telur, hingga komoditas hortikultura menunjukkan variasi harga yang cukup dinamis di berbagai kabupaten dan kota.

Pihak pengelola data mencatat bahwa rata-rata harga berbagai bahan kebutuhan pokok utama di tingkat Provinsi Jawa Timur berada pada kisaran harga tertentu. Untuk komoditas beras, jenis medium tercatat berada di kisaran harga rata-rata Rp13.020 per kilogram, sementara beras premium menempati angka rata-rata Rp15.100 per kilogram. Komoditas gula kristal putih terpantau stabil pada kisaran harga rata-rata Rp17.417 per kilogram. Sementara itu, pada produk minyak goreng, jenis curah berada di angka rata-rata Rp20.493 per kilogram, minyak goreng kemasan sederhana tercatat Rp18.795 per liter, dan minyak goreng kemasan premium menempati kisaran Rp22.022 per liter.

Kebutuhan protein hewani seperti telur ayam ras dipasarkan dengan harga rata-rata Rp24.296 per kilogram, sedangkan telur ayam kampung mencapai kisaran Rp45.702 per kilogram. Untuk komoditas bumbu dapur, bawang merah tercatat berada pada harga rata-rata Rp26.969 per kilogram dan bawang putih dibanderol sekitar Rp28.772 per kilogram. Adapun komoditas cabai rawit merah terpantau berada di angka rata-rata yang cukup tinggi, yakni Rp63.330 per kilogram, disusul cabai merah keriting seharga Rp52.655 per kilogram, serta cabai merah besar yang berada di kisaran Rp43.118 per kilogram.

Baca juga:
Prakiraan Cuaca Jawa Timur: Sejumlah Kabupaten Didominasi Cerah dan Berawan

Berdasarkan analisis data perbandingan wilayah kabupaten dan kota di Jawa Timur, disparitas harga antar daerah masih tampak jelas akibat faktor distribusi dan sentra produksi lokal. Pada komoditas beras, wilayah seperti Kabupaten Jombang dan Kabupaten Situbondo tercatat mengalami harga rata-rata beras medium yang relatif lebih tinggi, masing-masing mencapai kisaran Rp14.000 dan Rp13.750 per kilogram. Sebaliknya, kabupaten di wilayah selatan seperti Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Lumajang menikmati harga beras medium yang lebih terjangkau, yakni berada di kisaran Rp11.600 hingga Rp11.700 per kilogram.

Sementara itu, untuk komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang, wilayah-wilayah sentra pertanian di dataran tinggi cenderung mencatatkan harga yang lebih kompetitif dibanding daerah kepulauan atau kawasan perkotaan padat yang bergantung pada jalur distribusi logistik antardaerah. Lonjakan harga cabai rawit merah yang menembus angka di atas Rp60.000 per kilogram secara umum dipengaruhi oleh faktor musim panen dan cuaca yang berdampak langsung pada produktivitas tanaman hortikultura.

Baca juga:
Update Harga Pangan Jatim: Beras Premium Bertahan di Angka Rp15 Ribu

Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan dapat terus memantau pergerakan harga harian ini guna menjaga stabilitas pasokan serta daya beli masyarakat di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur.