jatimnow.com - Operasi pencarian korban tenggelamnya kapal kargo KM Khatulistiwa 8 di perairan utara Kabupaten Tuban membuahkan hasil pada hari ketiga.
Tim SAR gabungan menemukan Mayan P. (39), anak buah kapal (ABK) yang sempat dinyatakan hilang, dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (09/10/2026).
Petugas menemukan jenazah warga asal Maluku tersebut sekitar pukul 13.26 WIB. Posisi korban berjarak sekitar 2 mil laut dari titik perkiraan kapal karam.
Armada Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Basarnas langsung mengevakuasi jasad korban menuju Pelabuhan Semilir, Tuban. Selanjutnya, petugas membawa jenazah ke RSUD Dr. R. Koesma Tuban untuk penanganan medis dan pemulasaraan.
"Jenazah korban sudah kami serahkan kepada pihak kepolisian serta tim medis RSUD pada pukul 14.15 WIB," ujar Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit P. H.
Insiden bermula saat KM Khatulistiwa 8 mengalami kebocoran lambung hingga akhirnya karam di perairan utara Tuban pada Rabu (07/10/2026) malam. Kapal pengangkut barang tersebut membawa total 17 awak saat kejadian berlangsung.
Sebanyak 16 ABK berhasil diselamatkan oleh kapal-kapal nelayan dan melintas yang berada di sekitar lokasi tak lama setelah peristiwa terjadi.
Baca juga:
Kapal Kargo Manna18 Terbakar di Galangan Bangkalan
Namun, Mayan terpisah dari rekan-rekannya dan hilang di tengah lautan sebelum akhirnya ditemukan tiga hari kemudian.
Operasi pencarian berskala besar ini melibatkan sinergi berbagai unsur, mulai dari Kantor SAR Surabaya melalui Unit Siaga SAR Lamongan, Polairud Polres Tuban, Polairud BKO Polda Jatim, BPBD Kabupaten Tuban, hingga KSOP Tanjung Pakis.
Dukungan armada serta personel juga datang dari KPLP Lamongan, SAR MTA, manajemen perusahaan kapal, dan PT Semen Gresik.
Baca juga:
Tim SAR Gabungan Selamatkan 15 ABK Korban Kapal Pecah di Tuban
Dengan ditemukannya korban terakhir, pihak SAR resmi menutup operasi pencarian di perairan Tuban.
"Seluruh unsur yang terlibat telah kembali ke satuan masing-masing. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya atas kerja keras seluruh tim," tutur Nanang.