jatimnow.com - Irjen Pol Dekananto Eko Purwono kini resmi dipercaya memimpin Polda Jawa Timur menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto. Perwira tinggi Polri kelahiran Bojonegoro ini ditunjuk sebagai Kapolda Jatim berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/KEP/2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Kembalinya Irjen Dekananto ke Jawa Timur menjadi sorotan karena ia bukan sosok baru di lingkungan Polda Jatim. Sebelum menduduki sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri dan Polda Metro Jaya, ia pernah menjabat sebagai Direktur Intelijen dan Keamanan atau Dirintelkam Polda Jatim.
Salah satu rekam jejak yang menonjol selama bertugas di Jatim adalah keterlibatannya dalam penertiban tugu perguruan silat yang dinilai berpotensi menjadi simbol gesekan antarkelompok.
Di bawah koordinasi dan pendekatan yang melibatkan berbagai pihak, sebanyak 686 tugu silat di sejumlah wilayah Jawa Timur dibongkar dan dialihfungsikan menjadi Tugu Pancasila.
Langkah tersebut diarahkan untuk mendorong suasana yang lebih kondusif di tengah masyarakat sekaligus mengurangi potensi gesekan antarperguruan pencak silat.
Program penertiban itu juga mendapat dukungan Bakesbangpol Jawa Timur yang sebelumnya menerbitkan surat edaran pada 26 Juni 2023 mengenai penertiban tugu perguruan silat.
Tak hanya soal konflik antarperguruan silat, selama bertugas di Jawa Timur, Irjen Dekananto juga dikenal menjalankan pendekatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk kelompok suporter sepak bola.
Pengalaman tersebut kemudian menjadi bekal ketika ia dipercaya mengisi jabatan strategis di Polda Metro Jaya dan Mabes Polri.
Setelah sekitar dua tahun menjabat Dirintelkam Polda Jatim, Dekananto dipercaya menduduki posisi Dirintelkam Polda Metro Jaya pada 2024. Di ibu kota, ia kembali berhadapan dengan dinamika keamanan dan sosial yang kompleks.
Baca juga:
Mutasi Perdana Kapolri Suyudi, 19 Kapolda Bergeser Termasuk Jawa Timur
Belum genap setahun, ia kemudian dipercaya menjadi Direktur Politik Baintelkam Polri pada 2025, menggantikan Brigjen Pol Deddy Kusuma Bakti. Jabatan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya di bidang intelijen keamanan.
Pada Agustus 2025, Dekananto kembali mendapat kepercayaan dengan dilantik sebagai Wakapolda Metro Jaya.
Di posisi tersebut, salah satu program yang dijalankannya adalah Jaga Jakarta On The Spot, yang diarahkan untuk memperkuat komunikasi langsung antara kepolisian dengan masyarakat sekaligus membangun sinergi bersama TNI dan warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
"Melalui kegiatan ini kami ingin mendengar langsung masukan dari masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, TNI, dan warga dalam menjaga keamanan lingkungan," ujar Dekananto dalam salah satu kegiatan tersebut.
Rekam jejaknya di bidang keamanan dan keterlibatan dalam sejumlah program sosial juga mendapat penghargaan dari pemerintah.
Baca juga:
5.636 Maba UMM Jalani Pesmaba, Ada Mahasiswa Asing Dari 29 Negara
Baru sekitar tujuh bulan menjabat Wakapolda Metro Jaya, Irjen Pol Dekananto menerima Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI Prabowo Subianto.
Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusinya sebagai salah satu tokoh pendukung program Makan Bergizi Gratis atau MBG.
Kini, dengan pengalaman di bidang intelijen, keamanan, serta sejumlah penugasan strategis di Jatim, Jakarta dan Mabes Polri, Irjen Pol Dekananto kembali ke Jawa Timur dengan jabatan sebagai Kapolda.
Pengalaman menangani dinamika sosial, konflik antarkelompok hingga membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat menjadi bagian dari rekam jejak yang akan dibawanya dalam memimpin Polda Jatim.
URL : https://jatimnow.com/baca-88000-sosok-irjen-dekananto-eko-purwono-kapolda-jatim-kelahiran-bojonegoro