jatimnow.com - PT Indosat Tbk (ISAT) resmi mempertahankan kepemimpinan Vikram Sinha sebagai Presiden Direktur dan CEO melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Keputusan tersebut menjadi sinyal kuat konsistensi emiten telekomunikasi ini dalam mengeksekusi strategi transformasi digital berbasis kecerdasan buatan (AI) secara komprehensif.
Kepastian kepemimpinan baru ini diimbangi dengan perombakan jajaran pengawas perusahaan. Pemegang saham menerima pengunduran diri Seppalga Ahmad dari posisi Komisaris, sekaligus memberikan apresiasi atas dedikasinya selama menjabat.
Langkah korporasi tersebut dinilai penting untuk mempercepat realisasi peta jalan AI North Star. Mengingat Indosat tidak lagi sekadar membangun jaringan telekomunikasi dasar, melainkan bertransformasi menyediakan ekosistem terintegrasi dari infrastruktur komputasi cloud, platform, hingga solusi AI siap pakai bagi sektor usaha dan masyarakat.
"Kami menyambut babak baru bagi Indosat dengan momentum yang kuat dan peluang pertumbuhan yang semakin besar. Berbekal fondasi yang telah dibangun, kami siap memperluas implementasi strategi AI North Star," ujar Reski Damayanti, Corporate Secretary, Director dan Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison.
Baca juga:
Foto: Hari Pelanggan, Bos Indosat Ikut Layani Pelanggan
Guna menopang kapasitas komputasi berskala besar, perusahaan mengamankan kontrak jangka panjang Zankore berkapasitas 200 MW. Jangkauan operasional ini dipadukan dengan RAIA Grid yang disokong jaringan serat optik sepanjang 86.000 kilometer untuk mendekatkan pemrosesan data AI ke para pengembang, peneliti, dan pelaku bisnis lokal.
Sinergi infrastruktur tersebut memposisikan Indosat sebagai AI Factory yang mampu mengolah data mentah menjadi nilai ekonomi nyata.
Efisiensi operasional juga ditingkatkan lewat uji coba teknologi AI-RAN yang diklaim mampu memangkas konsumsi energi jaringan hingga 20 persen ketimbang sistem konvensional.
Baca juga:
Indosat IM3 dan Google Gemini Bangun Ekosistem AI di Unitomo
Di luar kesiapan teknologis, strategi perseroan menyasar pengembangan sumber daya manusia melalui target pembedayaan 2 juta talenta digital hingga 2030.
Program edukasi dan riset berbasis AI dikerjakan bersama akademisi, pemerintah, serta mitra teknologi global demi memastikan pemerataan akses ekonomi digital di seluruh wilayah Indonesia.
URL : https://jatimnow.com/baca-87916-vikram-sinha-lanjut-pimpin-indosat-kejar-target-2-juta-talenta-ai