Pixel Code jatimnow.com

Gejolak Warga Perum Tambora Soal Air, PDAM Lamongan Berikan Sejumlah Solusi

Editor : Bramanta   Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Kantor PDAM Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Kantor PDAM Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lamongan mengambil langkah solutif merespon gejolak warga Perumahan Tambora, Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Lamongan.

Gejolak tersebut timbul dari keluh kesah mayoritas warga yang belum merasakan layanan air bersih secara maksimal. Warga juga menilai pendistribusian air dirasa belum merata.

Dirut PDAM, Muhammad Syahril Majidi menjelaskan jika kondisi di Perum Tambora disebabkan beberapa faktor teknis yang saling berkaitan.

Ia menyebut selain faktor tinggi dataran, kondisi tersebut juga terpengaruh dari putusnya kabel induk booster milik PT Air Bersih (PTAB) Jatim di Kecamatan Dawarblandong, Mojokerto sehingga berdampak pada menurunnya tekanan suplay air.

"Sebenarnya air sudah masuk, tapi yang bagian utara (Perumahan) belum maksimal. Penyebabnya adalah karena dataran tinggi maka harus dilakukan rekayasa bagaimana air bisa lancar," jelas Syahril, Jumat (25/9/2026).

Selain faktor tekhnis, Syahril mengungkapkan bahwa pendistribusian air di Perum Tambora masih dalam tahap percobaan dan penyempurnaan.

"Di Tambora itu belum kita rekeningkan, masih masa percobaan biasanya belaku hingga 3 bulan, lah masa percobaan ini dilakukan untuk mengetahui apa saja kekurangan saat penditribusian karena memang karakter setiap wilayah beda-beda jadi treatmenya nggak bisa disamakan," ungkapnya.

Baca juga:
Segel 144 Ton Udang Vaname, KKP Telusuri Aktivitas Impor BMI Lamongan

Rekayasa yang dilakukan PDAM adalah memasang alat untuk mengeluarkan udara di pipa kemudian palp untuk mengatur regulasi pengaturan air.

"Langkah selanjutnya adalah, pemasangan tandon 60 kubik diharapkan nanti bisa menjadi cadangan apabila terjadi suplay air bergilir," katanya.

Selian itu, PDAM juga telah memasang empat tandon berisi 3500 liter yang bisa diakses gratis bagi warga yang belum kebagian layanan air.

Baca juga:
Ledakan PT SPS Lamongan Tewaskan Pekerja, Ini Kata Manajemen

Lebih jauh, Syahril berharap ke depan tidak lagi dihadapkan dengan kendala berat. PTAB juga bisa segera melakukan perbaikan kabel booster agar tekanan air kembali stabil dan bisa melayani warga meski berada di elevasi dataran tinggi.

"Semoga dari PTAB juga bisa cepat menyelesaikan masalah tekhnis, misalnya booster yang kurang tenaganya bisa ditambah lagi ketika sudah diperbaiki kendala-kendala yang ada," pungkasnya.

Kantor PDAM Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)