Pixel Code jatimnow.com

Rute Kereta Surabaya - Jakarta di Daop 8 Naik 88 Persen, Imbas Letusan Anak Krakatau

Editor : Ni'am Kurniawan  
Lonjakan penumpang tujuan Jakarta terjadi di Stasiun Pasar Turi Surabaya (foto: Humas KAI Daop 8 Surabaya for jatimnow.com)
Lonjakan penumpang tujuan Jakarta terjadi di Stasiun Pasar Turi Surabaya (foto: Humas KAI Daop 8 Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - Lonjakan penumpang terjadi pada sejumlah stasiun di lingkungan Daop 8 Surabaya. Lonjakan ini imbas dari pembatalan penerbangan di Bandara International Juanda tujuan Jakarta.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa KAI terus berupaya mengakomodir kebutuhan perjalanan masyarakat dengan memastikan kesiapan layanan dan kapasitas angkutan kereta api.

“Kami melihat adanya peningkatan kebutuhan perjalanan masyarakat dari wilayah Daop 8 Surabaya menuju Jakarta. Kereta api menjadi salah satu alternatif transportasi yang dipilih masyarakat dalam kondisi saat ini,” ujar Mahendro, dalam siaran resminya, Selasa (8/9/2026).

Berdasarkan data angkutan penumpang, pada Senin (7/9/2026) tercatat sebanyak 6.707 pelanggan dari wilayah Daop 8 Surabaya melakukan perjalanan menuju Jakarta. 

Jumlah tersebut meningkat 88 persen dibandingkan Senin (31/8/2026) yang tercatat sebanyak 3.562 pelanggan, peningkatan juga terlihat cukup signifikan. 

Baca juga:
8 Orang Ditunggu Pulang: Mereka Mendekat agar Kita Bisa Melihat

"Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dan mengakomodir kebutuhan masyarakat, termasuk dengan melakukan penyesuaian perjalanan maupun kapasitas apabila diperlukan,” tambah Mahendro.

KAI Daop 8 Surabaya juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti informasi resmi terkait perjalanan kereta api melalui kanal resmi KAI. 

Pelanggan juga diimbau untuk menjaga kesehatan selama perjalanan, salah satunya dengan menggunakan masker sebagai langkah antisipasi terhadap paparan debu atau abu vulkanik dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Baca juga:
Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

 

Reporter: Nur Ifansyah