Pixel Code jatimnow.com

Dampak Erupsi, KAI Tambah Kereta dan Perbesar Kapasitas Penumpang ke Jakarta

Editor : Bramanta   Reporter : Sujianto
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono. (Foto: Sujianto/jatimnow.com)
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono. (Foto: Sujianto/jatimnow.com)

jatimnow.com – Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau berimbas penyesuaian layanan transportasi. PT KAI Daop 8 Surabaya menambah perjalanan kereta api sekaligus memperbesar kapasitas sejumlah KA menuju Jakarta, Minggu (6/9/2026).

Penambahan ini dilakukan untuk membuka lebih banyak pilihan perjalanan bagi masyarakat Jawa Timur yang membutuhkan akses transportasi menuju Jakarta. Satu perjalanan tambahan dioperasikan dari Malang. KAI menjalankan KA Gajayana tambahan dengan relasi Malang–Gambir. Kereta tersebut dijadwalkan berangkat dari Stasiun Malang pukul 20.15 WIB.

Tak hanya dari Malang, kapasitas dua kereta yang berangkat dari Stasiun Surabaya Pasarturi juga diperbesar. Untuk KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi–Gambir, KAI menambah satu rangkaian kereta kelas eksekutif. Dari sebelumnya delapan kereta eksekutif, perjalanan pada Minggu ini membawa sembilan kereta.

Sementara KA Gumarang tujuan Surabaya Pasarturi–Pasarsenen mendapat tambahan dua kereta ekonomi New Generation. Komposisinya berubah dari lima menjadi tujuh kereta ekonomi New Generation, dengan empat kereta kelas eksekutif tetap dipertahankan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan penyesuaian tersebut merupakan respons terhadap kebutuhan mobilitas masyarakat.

“KAI Daop 8 Surabaya melakukan penyesuaian layanan dengan mengoperasikan satu KA tambahan dari Malang serta meningkatkan kapasitas pada dua KA keberangkatan dari Surabaya Pasarturi,” ujarnya.

Baca juga:
Lima Wartawan Hilang Kontak Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Menurutnya, langkah tersebut sekaligus menjadi upaya memberikan alternatif perjalanan yang lebih banyak bagi masyarakat yang hendak menuju Jakarta.

KAI juga terus memantau perkembangan kondisi dan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Evaluasi operasional dilakukan dengan berkoordinasi bersama pihak terkait untuk memastikan perjalanan kereta api tetap berjalan dengan memperhatikan aspek keselamatan.

Di sisi lain, pelanggan diminta tetap mewaspadai kondisi lingkungan selama perjalanan. KAI mengimbau penumpang menggunakan masker sebagai langkah antisipasi apabila terdapat paparan debu atau abu vulkanik.

Baca juga:
Warga Diimbau Tak Panik Hadapi Erupsi, Jaga Pernapasan Hingga Kondisi Psikologis

“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama KAI dalam setiap perjalanan. Setiap penyesuaian operasional maupun penambahan kapasitas dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kesiapan operasional,” tuturnya.

KAI mengingatkan calon penumpang untuk melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi KAI serta memantau informasi perjalanan secara berkala. Penumpang juga disarankan datang lebih awal ke stasiun untuk mengantisipasi proses pemeriksaan dan boarding.

Dengan tambahan KA Gajayana dari Malang serta peningkatan kapasitas KA Anggrek dan KA Gumarang dari Surabaya, KAI Daop 8 berharap kebutuhan perjalanan masyarakat menuju Jakarta dapat lebih banyak terakomodasi di tengah situasi yang berkembang.