Pixel Code jatimnow.com

Locus Medical Hub Gandeng Pemkot Surabaya Kembangkan Wisata Medis

Editor : Tim Jatimnow   Reporter : Ali Masduki
Locus Medical Hub memperkuat ekosistem wisata medis Surabaya lewat kolaborasi bersama Pemkot dan ekspansi layanan spesialis. (Foto: Ali/jatimnow.com)
Locus Medical Hub memperkuat ekosistem wisata medis Surabaya lewat kolaborasi bersama Pemkot dan ekspansi layanan spesialis. (Foto: Ali/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kota Surabaya terus mematangkan posisinya sebagai pusat destinasi wisata medis nasional. Langkah ini mendapat dorongan baru lewat kolaborasi strategis antara Pemerintah Kota Surabaya dan Locus Medical Hub untuk mengembangkan kapasitas layanan kesehatan serta kualitas sumber daya manusia di tingkat puskesmas dan rumah sakit daerah.

Kemitraan yang dimeteraikan lewat nota kesepahaman (MoU) tersebut bertepatan dengan usianya yang ketiga.

Kehadiran ekosistem penunjang ini diharapkan mampu menahan laju masyarakat Indonesia yang kerap memilih berobat ke luar negeri.

Chief Executive Officer Locus Medical Hub, dr. Agus Choirul Anab, Sp.BS, mengungkapkan bahwa potensi pasar luar daerah sangat mendominasi. Dari total lebih dari 13 ribu pasien yang ditangani, mayoritas berasal dari luar wilayah Jawa Timur.

"Sekitar 70 persen pasien kami berasal dari luar Surabaya. Kami ingin memastikan perjalanan medis mereka sejak awal konsultasi hingga masa pemulihan berlangsung aman, nyaman, dan terkoordinasi," kata Agus.

Baca juga:
Surabaya Fashion Festival Jadi Magnet, Warga Bebas Foto Bareng Peraga

Untuk menggaet pasien luar kota, layanan pendampingan khusus disediakan mulai dari penjemputan di bandara, akomodasi hotel, hingga opsi pemulihan berbalut paket wisata lokal.

Pola penanganan terpadu ini menempatkan klinik sebagai koordinator perjalanan pasien yang terhubung langsung dengan jejaring rumah sakit besar, seperti Ciputra Hospital, Persada Hospital, Mayapada Hospital, Waron Hospital, hingga RS JIH Yogyakarta.

Baca juga:
Wisata Medis Malaysia Kian Diminati, 20 RS Hadir di Surabaya

Penguatan ekosistem medis ini ditopang oleh diversifikasi sub-spesialisasi terfokus. Selain unit bedah saraf Kortex yang telah menangani belasan ribu tindakan medis, fasilitas medis ini resmi mengoperasikan klinik penanganan nyeri (Pain Clinic) yang dikelola tim spesialis anestesi, memisahkan penanganan spesifik seperti kesehatan jiwa, ortopedi, hingga bedah rahang.

Lewat penguatan kapasitas tenaga medis dan jejaring fasilitas kesehatan, Surabaya optimistis mampu membangun standar baru pelayanan medis yang berdaya saing global.