Pixel Code jatimnow.com

Dampak New Moon, Banjir Rob Ancam Pesisir Jatim 12-18 Juni 2026

Editor : Ni'am Kurniawan   Reporter : Dadang Kurnia
Gelombang tinggi (ilustrasi). (Foto: Gemini AI)
Gelombang tinggi (ilustrasi). (Foto: Gemini AI)

jatimnow.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Perak Surabaya mengeluarkan peringatan dini terkait potensi pasang air laut maksimum yang dapat memicu banjir rob.

Berdasarkan rilis resmi BMKG, peringatan kewaspadaan ini berlaku mulai 12 hingga 18 Juni 2026. Peningkatan tinggi muka air laut ini utamanya dipicu oleh adanya fenomena siklus bulanan fase bulan baru atau new moon.

New moon tersebut berpotensi menyebabkan pasang air laut di area pesisir mencapai ketinggian 120 hingga 140 sentimeter dari rata-rata permukaan air laut (DPL).

Tingginya pasang ini akan mengakibatkan air meluap dan menggenangi daratan yang posisinya lebih rendah, atau yang biasa dikenal sebagai banjir rob.

Meluapnya air laut ini diprediksi akan menimbulkan genangan air di daratan dengan ketinggian bervariasi, antara 10 hingga 30 sentimeter.

Lebih rinci, BMKG telah memetakan sejumlah wilayah pesisir yang berpotensi terdampak banjir rob beserta periode waktunya. Berikut adalah daftar lengkapnya:

Baca juga:
Banjir Rob Kalianak Makin Parah, Pakar Soroti Penurunan Tanah dan Usulkan Relokasi

Pelabuhan Surabaya dan Sekitarnya: Terdampak pada 12-18 Juni 2026.

1. Banyuwangi dan Sekitarnya: Terdampak pada 13-18 Juni 2026.

2. Surabaya Timur dan Sekitarnya (Sidoarjo dan Pasuruan): Terdampak pada 13-17 Juni 2026.

Baca juga:
SIG Pasok Ribuan Ton Semen untuk Tol Semarang-Demak

3. Kalianget dan Sekitarnya: Terdampak pada 15-16 Juni 2026.

4. Surabaya Barat dan Sekitarnya (Tuban, Lamongan, Gresik): Terdampak khusus pada 16 Juni 2026.

Foto: Menjaga Nyala yang Tak Pernah Padam
Photo Talk

Foto: Menjaga Nyala yang Tak Pernah Padam

Di dapur sederhana itulah nyala api biru menjadi bagian penting dari kehidupan Ernawati. Kompor menyala sejak pagi untuk memasak berbagai kudapan yang dijual di warung depan rumah.