Pixel Code jatimnow.com

Kasus DBD di Lamongan Turun Drastis Dibanding Tahun Lalu

Editor : Dadang Kurnia   Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Kantor Dinas Kesehatan Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Kantor Dinas Kesehatan Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamongan mencatat penurunan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di sepanjang 2026.

Berdasarkan data yang dihimpun Dinkes Lamongan, mulai 1 Januari hingga 6 April 2026 terdapat 96 kasus DBD. Menurun drastis dibanding tahun sebelumnya dengan catatan 437 kasus DBD pada periode yang sama.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinkes Lamongan, dr. Yani Khoirurahmahwati menjelaskan, dari 96 kasus DBD, 48 pasien di antaranya mengalami infeksi virus dengue ringan. Sementara 11 pasien sisanya berstatus suspek.

Meski demikian Dinkes terus berupaya memutus penyebaran kasus DBD dengan berbagai upaya mulai dari sosialisasi, surat imbauan ke pusat kesehatan setempat, hingga evaluasi analisis kasus.

Baca juga:
Pakar Sebut Cuaca Ekstrem Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas

"Kami terus mengimbau masyarakat menerapkan 3 M secara rutin, terutama rutin untuk membersihkan penampungan air, menutup rapat penyimpanan air, dan tidak membiarkan barang bekas menumpuk," ujarnya.

Dinkes Lamongan juga rutin melakukan abatidasi atau penaburan bubuk larvasida di tempat berkembangbiaknya jentik nyamuk, serta fogging pada wilayah rawan atau rentan. 

Baca juga:
Antisipasi Peningkatan DBD di Musim Hujan, Pemkot Kediri Gelar Rakor Lintas Sektor

Menurutnya, langkah ini cukup efektif untuk memutus rantai nyamuk aedes aegypti, yang selama ini menjadi pembawa virus dengeu penyebab penyakit demam berdarah. 

Masyarakat juga diminta menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penularan penyakit.