Pixel Code jatimnow.com

Pria Loncat dari Lantai 28 Apartemen di Surabaya Bunuh Diri, Sandal Jadi Penguat

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Zain Ahmad
Pria tewas usai loncat dari lantai 28 apartemen di Surabaya (Foto: Polsek Dukuh Pakis)
Pria tewas usai loncat dari lantai 28 apartemen di Surabaya (Foto: Polsek Dukuh Pakis)

jatimnow.com - Polisi menyebut bahwa IS (30), pria yang yang tewas usai loncat dari lantai 28 Apartemen Puncak Bukit Golf Surabaya bunuh diri. Sandal korban menjadi penguat.

Kanitreskrim Polsek Dukuh Pakis, Ipda Aman menyebut bahwa korban tewas bunuh diri. Itu diperkuat dengan ditemukannya sandal korban yang dilepas di lobby lantai 28, sebelum korban loncat.

"Dari hasil identifikasi dan olah TKP, yang bersangkutan ini memang bunuh diri. Hal ini diperkuat setelah kami temukan sandal di lobby lantai 28 dekat jendela, tidak jauh dari kamarnya," jelas Aman kepada jatimnow.com, Minggu (9/10/2022).

Baca juga:
Seorang Pemuda Ditemukan Tewas di Warung Perempatan Pilang Probolinggo

"Kalau soal motif, sampai saat ini masih terus kami dalami. Namun menurut keterangan keluarganya maupun saksi-saksi termasuk pacarnya yang tinggal bersama korban, selama ini korban tidak mempunyai masalah apapun. Baik-baik saja," tambahnya.

Menurut Aman, dalam identifikasi yang dilakukan Tim Inafis Polrestabes Surabaya, juga tidak ditemukan adanya indikasi korban ini didorong orang lain atau dibunuh. Pihaknya juga tidak menemukan adanya kaca yang pecah di jendela.

Baca juga:
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Area Persawahan Gresik

"Tanda-tanda kekerasan tidak ada. Yang jelas, saat kami cek ke atas, kami hanya temukan sandal korban di dekat jendela dekat lobby tak jauh dari kamar korban," jelasnya.

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Dituntut 7 Tahun Bui
Patroli

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Dituntut 7 Tahun Bui

Selain ancaman hukuman kurungan badan, eks kepala daerah tersebut juga dituntut membayar denda sebesar Rp300 juta subsider pidana pengganti, serta diwajibkan membayar uang pengganti kerugian negara mencapai Rp6,7 miliar.