jatimnow alexametrics

Kasus Covid-19 Kembali Naik, Munas VIII Kadin Diminta Ditunda

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Zain Ahmad
Logo Kadin (Foto: Tahta Aidilla/Republika)
Logo Kadin (Foto: Tahta Aidilla/Republika)

jatimnow.com - Sejumlah Ketua Umum Kadin Daerah (Kadinda) mengaku kecewa terhadap Panitia Munas VIII Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia. Kekecewaan mereka muncul setelah usulan penundaan munas itu tidak ditanggapi.

Ketua Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto menyebut, permintaan para kadinda itu sejalan dengan aturan pemerintah, agar semua hajatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan harus ditunda, akibat kasus Covid-19 yang kembali meningkat di Indonesia.

Semula Munas VIII Kadin dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 4 Juni 2021 di Nusa Dua Bali. Namun karena alasan Covid-19 meningkat, akhirnya diundur dan dipindahkan ke Kendari, Sulawesi Tenggara pada 30 Juni 2021.

Hotel Sahid Surabaya 2222 Best Wedding Dates

Menurut Adik, saat ini kasus varian baru Covid-19 semakin naik. Untuk itu sejumlah kadinda telah melayangkan surat ke panitia, yaitu cq Ketua Umum (Ketum) Kadin, Rosan Roslani, agar munas ditunda.

"Panitia cq ketum mesti peka dan tanggap. Penyebaran Covid-19 semakin tinggi dan mengkhawatirkan. Munas Kadin akan melibatkan peserta sekitar 500 orang, pasti terjadi kerumunan. Sudah seyogyanya Munas Kadin ditunda. Kita harus patuh kepada aturan pemerintah. Kesehatan paling utama," tegas Adik, Sabtu (19/6/2021).

Adik menambahkan, Kadin Jatim sudah melayangkan surat permohonan agar munas diundur. Begitu pula dengan Kadin Nusa Tenggara Barat, Bali, Jawa Barat, Riau dan Papua Barat. Sementara yang lain sudah menyampaikan secara lisan dan akan segera berkirim surat, seperti halnya Kadin Sumatera Utara.

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/new-resto-pelabuhan-portrait.gif