Wabah Virus Corona

Dilantik Gubernur Khofifah, Ini Tugas Khusus 80 Pegawai Bapenda Jatim

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mensosialisasikan tentang bahaya Virus Corona (Covid-19) dengan menggunakan mobil samsat keliling.

Para pegawai Bapenda Jatim juga diminta menggunakan mobil samsat keliling untuk membagikan infak dan sedekah ke petugas makam hingga sopir angkot serta orang yang ekonominya terdampak wabah Corona. Mereka juga diminta berbagi untuk petugas kebersihan jalan, penjaga palang pintu dan tukang ojek saat bulan ramadan.

"Kalau Bapenda punya mobil samsat keliling bisa digunakan di hari-hari tertentu keliling kampung sambil memberikan imbauan (tentang bahaya Virus Corona)," kata Gubernur Khofifah saat memberikan sambutan di acara pelantikan pejabat Eselon III dan IV Bapenda Jatim di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Kamis (9/4/2020).

Selain memberikan imbauan, Gubernur Khofifah juga meminta mereka membagikan masker kain ke orang-orang yang ditemuinya di jalanan.

"Kalau saudara memungkinkan bagi-bagi masker, bagikan masker kain. Nggak pantes hanya woro-woro (memberikan imbauan) saja," tegasnya.

Kepala Bapenda Jatim Boedi Prijo SoeprajitnoKepala Bapenda Jatim Boedi Prijo Soeprajitno

"Ada masker kain yang bisa dibagi-bagikan. Kepala Bapenda koordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan. Karena hari ini 285 SMK semuanya diminta menjahit masker kain," terangnya.

Bulan ramadan sebentar lagi berlangsung dan kemungkinan Virus Corona masih mewabah.

"Kenapa kita sampaikan ke Bapenda, karena memiliki UPT (unit pelaksana teknis) di mana-mana. Sisir dan sapa seperti petugas makam. Kalu melewati palang pintu kereta api, berikan (infak, sedekah) ke penjaga palang pintu. Petugas parkir yang sekarang terdampak karena kendaraan yang parkir berkurang. Juga sopir angkot," paparnya.

Ada 80 pegawai eselon III dan IV Bapenda Jatim yang dilantik Gubernur Jatim hari ini. Pelantikan itu dibagi dua gelombang dengan menggunakan standar operasional prosedur (SOP) dan phsyical distancing untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Tugas Bapenda yang tidak sederhana. Terima kasih dan selamat menjalankan tugas," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Jatim Boedi Prijo Soeprajitno mengatakan ada sekitar 67 mobil samsat keliling yang siap menjalankan tugas sesui instruksi Gubernur Khofifah.

"Kita punya mobil yang bisa kita manfaatkan untuk woro-woro. Kita akan masuk ke petugas makam, penjaga palang pintu kereta, sesuai arahan dari Ibu Gubernur," ujar Boedi.

Boedi menegaskan, nantinya mobil samsat keliling tidak ada transaksi pembayaran pajak kendaraan bermotor. Sebab sudah ada 164 layanan unggulan yang dihentikan termasuk di antaranya samsat keliling. Apalagi pajak yang sudah jatuh tempo tidak akan dikenakan.

"Tidak ada transaksi. Nanti hanya woro-woro saja," tandasnya.

Loading...

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top