Laskar Sasak NTB Bagikan Cairan Disinfektan ke Sejumlah Desa di Lombok

jatimnow.com - Organisasi Kemasyarakatan asli Nusa Tenggara Barat (NTB), Laskar Sasak kembali melakukan aksi peduli untuk membantu pemerintah mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Selain melakukan sosialisasi budaya hidup bersih dan bahaya Virus Corona dengan pemasangan puluhan spanduk himbauan di areal publik, Laskar Sasak juga membagikan ribuan botol disinfektan hasil produksi dan pencampuran bahan kimia yang direkomendasi secara mandiri.

Hasil produksi disinfektan tersebut dibagikan ke sejumlah desa di beberapa kabupaten di Pulau Lombok.

Sebulan lalu, kumpulan para pemuda komunitas warga Lombok ini juga sudah menggelar aksi peduli lingkungan saat Car Free Day dengan melakukan sosialisasi pencegahan penularan Covid-19 serta pembagian ribuan masker.

Ketua Laskar Sasak, Lalu Taharuddin mengatakan bahwa organisasi yang dipimpinnya itu akan selalu hadir untuk berbuat baik bagi masyarakat dalam kondisi apapun.

"Laskar Sasak selalu tergerak paling depan untuk menginisiasi berbagai hal yang menyangkut kesejahteraan saudara-saudaranya serta warga di Pulau Lombok, khususnya terkait ancaman wabah Covid-19 yang sangat memprihatinkan ini," terang Lalu Taharuddin dalam siaran pers yang diterima jatimnow.com, Senin (6/4/2020).

Laskar Sasak terus bergerak membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 di NTBLaskar Sasak terus bergerak membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 di NTB

Ia menjelaskan bahwa aktivitas sosial itu dilakukan pada 5-6 April 2020. Laskar Sasak juga sudah melakukan pemasangan spanduk imbauan di sejumlah kawasan bisnis serta area publik di beberapa kota di Pulau Lombok.

"Pada beberapa hari sebelumnya, beberapa anggota sibuk melakukan proses pencampuran dalam rangka memproduksi disinfektan untuk didistribusikan ke sejumlah desa di pulau, khususnya di wilayah Lombok Timur yang jadi fokus lebih dalam," tambah Lalu Taha-sapaan akrab Ketua Laskar Sasak ini.

Lalu Taha menjelaskan bahwa beberapa anggota Laskar Sasak memang ada yang berprofesi sebagai penyuplai disinfektan untuk kebutuhan sejumlah hotel dan beberapa rumah sakit.

"Ada beberapa anggota yang dulunya suplier disinfektan di Bali, sehingga dengan keahlihan tersebut jadi dasar untuk memproduksi larutan antivirus dan bakteri yang saat ini diperuntukkan bagi kebutuhan masyarakat Lombok," tambahnya.

Sementara Wakil Ketua Laskar Sasak, Lalu Kana menyebut bahwa para pemuda sekitar yang bekerja membuat cairan disinfektan bekerja dengan sukarela, bahkan tidak ada uang bensin dan rokok.

"Padahal pekerjaan pembuatan cairan membutuhkan waktu dan tenaga yang banyak. Cairan disinfektan juga dapat berisiko pada kesehatan bila dalam proses produksinya tidak memiliki keahlian. Diharapkan posda (pos daerah) Kabupaten Lombok Timur dapat memberikan solusi terkait ini," sambung Lalu Kana.

Laskar Sasar juga memasang spanduk imbauan tentang Covid-19 di sejumlah titik di NTBLaskar Sasar juga memasang spanduk imbauan tentang Covid-19 di sejumlah titik di NTB

Untuk diketahui, aktivitas Laskar Sasak ini dimulai dari wilayah Lombok Timur yang bekerja sama dengan polmas babinsa dan sejumlah kepala desa. Pada 4 April 2020, di Posko Laskar Sasak Dusun Batu Mora, Desa Montong Baan, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur telah dilaksanakan koordinasi bersama Polres Lombok Timur.

Langkah koordinasi itu diharapkan bisa menjadikan aksi peduli sosial yang dilakukan Laskar Sasak bisa semakin terarah dan bermanfaat, karena melibatkan berbagai pihak dan menghindari hal-hal negatif yang ada.

Dalam koordinasi itu disampaikan bahwa Laskar Sasak mendistribusikan 10.000 liter cairan disinfektan ke sejumlah desa. Sedangkan untuk pekan depan disiapkan 40.000 liter.

Berikut hasil koordinasi tersebut:
1. Sudah dikoordinasikan dengan TNI, Polri dan pemangku pemerintah setempat terkait Posko Covid-19 Laskar Sasak di Kabupaten Lombok Timur.
2. Cairan Disinfektan yang sudah siap diedarkan berjumlah 10.000 liter dengan masih dalam pembuatan bahan baku 45 kg bahan baku dari Mataram.
3. Adapun sistem posko menggunakan cara jemput bola dengan mengirim cairan disinfektan kepada masyarakat. Selain itu akan diberikan edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan cairan disinfektan.
4. Masyarakat juga bisa mengambil sendiri cairan disinfektan ke Posko Covid-19 Laskar Sasak jika ada yang membutuhkan.
5. Untuk spanduk cipkon Covid-19 sudah disiapkan dan sedang membuat bambu sebagai sarana pemasangan oleh para pemuda setempat.

Loading...

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top