14 Orang Dilaporkan Tewas dalam Serangan Gereja di Burkina Faso

jatimnow.com - Sebuah gereja di Burkina Faso menjadi sasaran penembakan pada Minggu (1/12/2019). Setidaknya 14 orang dilaporkan tewas dalam kejadian tersebut.

Gereja itu berada di Desa Hontoukoura di wilayah Est dekat perbatasan Niger. Penembakan berlangsung saat gereja sedang menggelar kegiatan peribadatan. Identitas pelaku dan motivasi penembakan belum diketahui. Presiden Burkina Faso Roch Christian Kabore mengutuk serangan tersebut.

"Saya mengutuk serangan biadab terhadap Gereja Protestan Hantoukoura di Foutouri yang menewaskan 14 orang dan beberapa terluka. Saya menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada keluarga yang meninggal dan berharap pemulihan yang cepat bagi yang terluka," kata Kabore melalui akun Twitter pribadinya, seperti dikutip laman Sky News.

Wilayah Est memang dihuni kelompok-kelompok milisi yang diyakini memiliki afiliasi dengan Alqaudah dan ISIS. Pada 6 November lalu, kelompok bersenjata melepaskan tembakan ke konvoi bus yang mengangkut pekerja tambang di wilayah tersebut. Sebanyak 39 orang tewas dalam kejadian itu.

Burkina Faso merupakan salah satu negara Afrika Barat yang cukup tenang dan tak didera konflik. Negara itu pun selalu membanggakan toleransi beragama masyarakatnya. Namun tahun ini sebuah pemberontakan kelompok ekstremis telah menyulut ketegangan etnis dan agama di sana.

Hal itu menyebabkan negara tak dapat mengontrol sebagian besar wilayahnya. Terutama wilayah-wilayah utara yang berbatasan dengan Mali yang bergolak.

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Loading...

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top