jatimnow.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mulai menerapkan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2026 pada 1 Desember mendatang. Perubahan tersebut membawa sejumlah penyesuaian jadwal keberangkatan, kedatangan, pola perjalanan, hingga waktu tempuh kereta api.
Seiring persiapan penerapan Gapeka 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah membuka pemesanan tiket untuk keberangkatan mulai 1 Desember 2026 sejak Minggu (1/11/2026) pukul 00.01 WIB melalui aplikasi Access by KAI.
Pelanggan diminta lebih cermat saat memesan tiket karena jadwal dan pola perjalanan sejumlah kereta api akan mengalami perubahan. Penyesuaian tersebut juga berpotensi memengaruhi waktu keberangkatan maupun kedatangan di stasiun tujuan.
Baca juga: HUT ke-81 KAI: BRI Tebar Promo BRImo hingga Pinjaman Bunga Ringan
Salah satu perubahan yang ditawarkan melalui Gapeka 2026 adalah efisiensi waktu perjalanan. Berdasarkan perbandingan dengan Gapeka 2025, KA Pasundan relasi Surabaya Gubeng–Kiaracondong menjadi kereta dengan pengurangan waktu tempuh terbesar, yakni 53 menit.
Sementara itu, KA Airlangga relasi Surabaya Pasarturi–Pasar Senen juga mengalami pemangkasan waktu perjalanan hingga 52 menit.
Efisiensi tersebut diharapkan membuat perjalanan pelanggan lebih singkat sehingga mobilitas antarkota semakin efektif.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan pembukaan pemesanan tiket lebih awal memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyusun rencana perjalanan sebelum jadwal baru diberlakukan.
"Pembukaan pemesanan tiket ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini. Seiring dengan pemberlakuan Gapeka 2026, terdapat sejumlah perubahan jadwal dan pola perjalanan, termasuk efisiensi waktu tempuh pada beberapa kereta api," ujar Mahendro.
Menurutnya, perubahan tersebut diharapkan memberikan manfaat lebih bagi pelanggan melalui perjalanan yang semakin efisien.
Baca juga: Tembus 1,37 Juta Penumpang, KAI Commuter Wilayah 8 Surabaya Catat Kenaikan 9 Persen Selama Juli 2026
KAI Daop 8 juga mengingatkan calon penumpang agar tidak hanya berpatokan pada jadwal keberangkatan yang biasa digunakan. Pelanggan perlu memeriksa kembali tanggal perjalanan, waktu keberangkatan dan kedatangan, stasiun asal dan tujuan, hingga stasiun pemberhentian yang tercantum dalam tiket.
Penyesuaian waktu keberangkatan menuju stasiun juga perlu diperhatikan. Pelanggan disarankan tiba lebih awal agar tidak tertinggal kereta akibat perubahan jadwal.
Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada masyarakat yang sudah memiliki agenda perjalanan mulai Desember atau terbiasa menggunakan jadwal kereta api sebelumnya.
Pemesanan tiket KAI dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI. Selain membeli tiket, pelanggan bisa memeriksa jadwal perjalanan, memilih kereta sesuai kebutuhan, serta melihat ketersediaan tempat duduk.
Baca juga: Angkutan Barang KAI DAOP 8 Surabaya Tumbuh 8,42 Persen Pada Semester I 2026
Mahendro mengimbau masyarakat menggunakan kanal resmi KAI untuk menghindari risiko transaksi yang tidak aman.
"Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pembukaan pemesanan tiket ini dengan merencanakan perjalanan lebih awal. Pastikan kembali seluruh informasi perjalanan sebelum melakukan transaksi, khususnya jadwal keberangkatan dan kedatangan yang telah menyesuaikan Gapeka 2026," katanya.
Informasi terbaru mengenai perjalanan kereta api juga dapat diperoleh melalui Contact Center KAI di nomor 121 atau (021) 121. Pelanggan bisa menghubungi layanan WhatsApp 0811-2223-3121 maupun akun Instagram resmi @kai121_.
KAI Daop 8 Surabaya berharap penerapan Gapeka 2026 mampu mengoptimalkan operasional perjalanan sekaligus meningkatkan kualitas layanan. Efisiensi waktu tempuh dan ketepatan jadwal diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.