jatimnow.com - Persela Lamongan membidik kemenangan saat menjamu Persijap Jepara dalam laga pembuka I.League Cup 2026/2027 di Stadion Surajaya Lamongan, Selasa (3/11/2026) malam.
Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, memastikan anak asuhnya siap menghadapi pertandingan tersebut. Meski memiliki waktu persiapan yang singkat setelah menghadapi Persipura di kompetisi Championship (Liga 2), kondisi pemain dinilai cukup baik.
“Kita sudah siap, pertandingan ini memang sangat mepet dengan jadwal kompetisi Liga 2 tapi kami sudah persiapkan,” kata Bima Sakti, Senin (2/11/2026).
Baca juga: Kebobolan Menit Akhir, Persela Lamongan Gagal Kudeta Deltras Sidoarjo
Bima menegaskan Persela tidak sekadar mengikuti turnamen tersebut. Ia menilai I.League Cup menjadi kompetisi yang bagus untuk mengukur kemampuan sekaligus meningkatkan level permainan tim, meski harus menghadapi klub dari kasta tertinggi.
“Kita tahu bahwa Persela merupakan tim yang stabil dan selalu mengikuti kompetisi yang diadakan PSSI. Tentu kita nggak asal ikut, kita punya target tersendiri dan pemain juga memiliki kemampuan recovery yang bagus,” ujarnya.
Baca juga: Derby Jatim, Persela Lamongan Bermbisi Kudeta Puncak Klasmen dari Deltras FC
Padatnya jadwal pertandingan juga akan dimanfaatkan Bima untuk melakukan rotasi. Kesempatan tersebut sekaligus menjadi ajang bagi pemain yang selama ini minim menit bermain untuk menunjukkan kemampuannya.
“Ini bagus untuk pemain yang kurang jam bermain. Kami bersyukur recovery pemain berjalan baik. Semoga pertandingan besok berjalan lancar dan kami bisa mendapatkan tiga poin,” jelasnya.
Sementara itu, pelatih Persijap Jepara, Juan Cortes, memastikan timnya juga siap menghadapi Persela, meski berasal dari kasta kompetisi berbeda. Ia tetap menilai I.League Cup tetap menjadi turnamen penting bagi Laskar Kalinyamat.
Baca juga: Kalahkan Barito Putera, Persela Lamongan Catat Kemenangan 4 Laga Beruntun
Menurut Juan, turnamen tersebut menjadi bagian dari persiapan tim menghadapi Super League mendatang. Karena itu, Persijap tetap serius mempersiapkan strategi meski memiliki waktu persiapan yang terbatas.
“Kami tetap menganggap kejuaraan ini penting dan menjadi bagian dari persiapan Liga Super. Kami mencoba menerapkan gameplan dan berusaha menjaga nama baik klub,” tuturnya.