MTQ Difabel Jawa-Bali Implementasikan Program Lamongan Nyantri

Selasa, 13 Okt 2026 19:55 WIB
Reporter :
Adyad Ammy Iffansah
MTQ Difabel tingkat jawa-bali di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan. (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Difabel tingkat Jawa dan Bali digelar di Kabupaten Lamongan, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini menjadi ajang implementasi Program Lamongan Nyantri gagasan pemerintah setempat.

Ketua Lembaga Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lamongan, Moh Nalikan menyebut MTQ Difabel digelar sebagai ruang ekspresi para penyandang disabilitas yang memiliki kemampuan membaca dan menghafal Al-Quran.

"Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen penuh dalam mendukung kegiatan positif yang memberikan ruang bagi seluruh masyarakat untuk berkembang, termasuk penyandang disabilitas," kata Ketua LPTQ Lamongan, Selasa (13/10/2026).

Baca juga: Pemkab Lamongan Kaji Damkar Jadi Dinas Mandiri, Tak Hanya Padamkan Api

Pria yang juga menjabat Sekertaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Lamongan itu menjelaskan korelasi antara kegiatan MTQ dan Program Lamongan Nyantri.

Menurutnya, program tersebut memuat sejumlah tujuan diantaranya pemberdayaan masyarakat dalam mengoptimalkan peran pesantren sebagai pusat pengembangan sosial dan ekonomi kerakyatan.

Baca juga: HUT ke-81 TNI di Lamongan, Tekankan Respons Cepat Saat Rakyat Membutuhkan

Kemudian, gerakan religius untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan membaca serta menghafal Al-Qur'an di tengah masyarakat, serta sinergi pendidikan agar menjadikan pesantren dan lembaga keagamaan mitra strategis pemerintah dalam membangun moral serta karakter bangsa.

\

"Seiring dengan program Lamongan Nyantri, semangat membaca dan menghafal Al-Qur’an juga terus kita dorong di sekolah-sekolah. Pembinaan seperti ini penting agar teman-teman difabel bisa belajar, menghafal, dan memahami Al-Qur’an secara inklusif,” tutur Moh Nalikan.

Nalikan melaporkan bahwa kegiatan MTQ diikuti oleh ratusan peserta kafilah dari berbagai wilayah di Jawa dan Bali.

Baca juga: Lomba Desain Batik Lamongan Jadi Sarana Perkuat Identitas Daerah Lewat Karya Seni

“Ini luar biasa, Pemkab Lamongan, LPTQ Kabupaten Lamongan, dan Griya Qur’ani secara istiqamah melaksanakan MTQ Difabel se-Jawa dan Bali, pada tahun ini diikuti seratus kafilah. 

Pada MTQ Difabel 2026 ada empat cabang yang dilombakan, yakni Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) putra dan putri, Musabaqah Hifzil Qur’an (MHQ) golongan 2 juz, MHQ golongan 5 juz, serta lomba adzan. Kriteria penilaian akan  memperhatikan kelancaran dan kualitas bacaan, suara, lagu, serta ketepatan tajwid.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Lamongan

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler