jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Jember menargetkan 1.000 tenaga kerja terampil asal daerahnya dapat dipersiapkan untuk bekerja di luar negeri melalui program SMK Go Global.
Program ini diarahkan untuk membekali lulusan SMK dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan pasar kerja internasional, sekaligus memastikan proses penempatan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) berjalan sesuai prosedur.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Edukasi Perlindungan dan Migran Aman untuk mendukung SMK Go Global di Pendopo Wahyawibawagraha, Kamis (8/10/2026).
Baca juga: Forkopimda Plus Jember Beri Kejutan Manis HUT ke-81 TNI di Kodim 0824
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Achmad Imam Fauzi, yang mewakili Bupati Jember, mengatakan peluang kerja di luar negeri semakin terbuka seiring meningkatnya kebutuhan tenaga kerja global.
Karena itu, lulusan SMK perlu dibekali keterampilan teknis, bahasa asing, sertifikasi, karakter, serta kemampuan nonteknis atau soft skill.
“Lulusan SMK tidak hanya dipersiapkan untuk menjadi tenaga kerja yang siap bekerja di dalam negeri, tetapi juga dapat menjadi sumber daya manusia yang siap bersaing di tingkat global,” ujar Fauzi.
Menurut Fauzi, program SMK Go Global menjadi bagian dari upaya menyiapkan calon PMI secara terarah, mulai dari peningkatan kompetensi, kelengkapan dokumen, hingga penempatan sesuai prosedur.
Baca juga: Bupati Fawait Dorong HKTI Jember Bersinergi Konkret Dongkrak Produksi Padi
“Bekerja ke luar negeri dapat menjadi pilihan masa depan yang baik sepanjang dilakukan melalui prosedur yang benar dan dengan kompetensi yang memadai,” katanya.
Sementara itu, Kepala BP3MI Jawa Timur, Kombes Pol Tyas Puji Rahadi, mengatakan peluang kerja di luar negeri harus diimbangi dengan kesiapan calon PMI.
Selain keterampilan, calon pekerja juga perlu memahami bahasa, budaya, serta ketentuan ketenagakerjaan di negara tujuan.
Berdasarkan data KP2MI per 7 Oktober 2026, sebanyak 1.828 warga Jember tercatat bekerja sebagai PMI. Sebanyak 1.805 orang bekerja di kawasan Asia, 16 orang di Eropa, sementara sisanya tersebar di Australia, Afrika, dan Amerika.
Baca juga: Kasus ISPA dan Influenza di Jember Alami Lonjakan
Tyas menambahkan, secara nasional program SMK Go Global menargetkan peningkatan kapasitas 500.000 calon PMI sepanjang 2026 hingga 2029.
Target tersebut terdiri dari 300.000 lulusan SMK dan 200.000 masyarakat umum.
Khusus di Jember, sebanyak 76 orang saat ini tercatat telah mendaftar melalui beberapa gelombang program.