Calon Rektor UINSA, Opini dan Pembatasan Kuota Atlet POPDA

Kamis, 08 Okt 2026 10:00 WIB
Reporter :
jatimnow.com
Gedung Rektor UINSA. (Foto: UINSA)

jatimnow.com - Kandidat calon Rektor UINSA banyak menarik minat pembaca pada Rabu (7/9/2026). Pihak Senat telah menggelar rapat tertutup untuk membahas nama kandidat calon Rektor ini. Hasilnya muncul lima nama terbaik berdasarkan penilaian Senat. Sebuah artikel opini dari akademisi di Gresik juga banyak dibaca. Artikel tersebut membahas fenomena jasa penghapusan berita. Kebijakan Pemerintah Kota Malang membatasi kuota pemberangkatan atlet untuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV Jawa Timur 2026 mendapat sorotan banyak pihak.

Redaksi merangkum berita pilihan pembaca sebagai berikut:

5 Calon Rektor UINSA Terbaik Hasil Penilaian Senat, Ini Daftarnya

Senat Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menggelar rapat tertutup untuk memberikan pertimbangan kualitatif calon Rektor UINSA 2026-2030, Rabu (7/9/2026). Rapat digelar lebih dari 6 jam di gedung Greensa In Training Center di Jalan Raya Juanda Sidoarjo. Rapat dihadiri sebagian besar anggota senat yakni 79 anggota dari total 82 anggota senat.

Baca juga: Ledakan Perumahan San Antonio, Maba UM Nyaris Diperkosa dan FIFA ASEAN Cup 2026

Hak untuk Dilupakan vs Hak Publik untuk Mengingat

Belakangan ini muncul fenomena yang patut menjadi perhatian. Sejumlah media mengungkap maraknya jasa penghapusan jejak digital, termasuk terhadap pemberitaan media siber. Keberatan atas suatu berita tidak lagi selalu diajukan kepada redaksi melalui mekanisme hak jawab atau hak koreksi, tetapi langsung diarahkan kepada mesin pencari, penyedia hosting, content delivery network (CDN), atau penyedia layanan digital lainnya dengan harapan berita tersebut hilang dari ruang internet.

Baca juga: Konfercab PMII Surabaya Ricuh, Ning Lia Maju Pilgub Jatim

RRI Kritisi Kebijakan Atlet Mandiri Kota Malang di POPDA XV Jatim

Kebijakan Pemerintah Kota Malang membatasi kuota pemberangkatan atlet untuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV Jawa Timur 2026 berbuntut polemik. Kebijakan yang berdalih efisiensi anggaran daerah ini dinilai memindahkan beban finansial negara langsung ke dompet orang tua atlet.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler