Perubahan Struktur DPC Gerindra Kota Probolinggo Tuai Polemik Pengurus

Sabtu, 03 Okt 2026 16:34 WIB
Reporter :
Sujianto
Sekertaris DPC Gerindara Kota Probolinggo Ryadlus (Kiri) dan Gus Nur (Foto: Ilustrasi AI))

jatimnow.com - Perubahan struktur kepengurusan DPC Partai Gerindra Kota Probolinggo menjadi perhatian publik. Pasalnya, hingga kini belum ada penjelasan resmi yang disampaikan secara terbuka kepada publik terkait perubahan struktur organisasi partai tersebut.

Informasi yang beredar menyebutkan adanya perubahan pada posisi sekretaris dan bendahara DPC Partai Gerindra Kota Probolinggo.

Ryadlus Sholihin Firdaus disebut menempati posisi sekretaris menggantikan Nur Fathur Rahman Efendi. Sementara posisi bendahara yang sebelumnya dijabat Umi Zubaidah disebut kini ditempati Endang Irawati.

Baca juga: Anggotanya Ditangkap Polisi, DPRD Malang Tunggu Pernyataan Resmi

Perubahan tersebut dibenarkan Ryadlus Sholihin Firdaus saat dikonfirmasi. Ia mengatakan, perubahan struktur kepengurusan tersebut telah disahkan melalui Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.

Menurut Ryadlus, proses perubahan struktur dilakukan melalui mekanisme internal partai. Usulan atau penunjukan dilakukan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD), kemudian disahkan oleh DPP. Ia juga menyebut perubahan tersebut telah diketahui Ketua DPC Partai Gerindra Kota Probolinggo, dr. Aminuddin.

“Mekanisme perubahan struktur sama dengan sebelumnya. Ini hal wajar di Partai Gerindra. Memang tidak sama caranya dengan partai lainnya. Jadi kita harus selalu siap ditaruh dan ditempatkan di mana saja, satu komando,” ujarnya, Sabtu Sabtu (3/10/2026)

Ryadlus juga membantah munculnya dugaan bahwa perubahan struktur tersebut berkaitan dengan konflik internal atau perebutan posisi dalam kepengurusan DPC Partai Gerindra Kota Probolinggo.

Ia menegaskan, kondisi internal partai saat ini masih solid. Menurutnya, perubahan kepengurusan merupakan bagian dari mekanisme organisasi dan bukan akibat adanya persoalan internal.

Baca juga: Legislator Malang Dorong Pemberdayaan Generasi Muda Cegah Jeratan Narkoba

“Nggak ada konflik internal. Sampai saat ini Gerindra Kota Probolinggo masih solid. Ini murni dari hasil penunjukan DPD dan itu melalui proses verifikasi. Pada intinya di Partai Gerindra kita harus siap menerima tugas,” tuturnya.

\

Sementara itu, Nur Fathur Rahman Efendi, yang disebut digantikan dari posisi sekretaris, memberikan keterangan berbeda. Nur mengaku telah mendengar informasi mengenai adanya perubahan struktur kepengurusan. Namun, hingga saat dikonfirmasi, ia mengaku belum melihat secara langsung SK yang menjadi dasar perubahan tersebut.

“Saya mendengar isu yang beredar seperti itu, tapi sampai dengan hari ini tidak ada yang bisa menunjukkan SK-nya kalau sudah ada perubahan,” kata Nur.

Ia mengaku terkejut dengan munculnya informasi tersebut. Menurutnya, tidak ada pemberitahuan maupun rapat yang membahas perubahan struktur organisasi di tingkat DPC, PAC maupun ranting.

Baca juga: Santuni Yatim Piatu dan Dhuafa, Anggota DPRD Jatim Sampaikan Pesan Prabowo

“Saya juga kaget, ya. Tidak ada angin tidak ada hujan lalu ada isu seperti ini. Tidak pernah ada rapat di partai terkait perubahan atau pengajuan struktur organisasi partai, baik di tingkat DPC, PAC maupun ranting,” ungkapnya.

Nur menilai, perubahan struktur organisasi seharusnya memiliki tahapan yang jelas sesuai mekanisme internal partai. Ia juga mengaku belum memperoleh informasi secara langsung terkait perubahan tersebut.

“Mestinya sekelas partai penguasa ada tahapan yang harus dilakukan, setidaknya ada rapat untuk menyusun struktur perubahan. Bukan tahu-tahu berubah, bahkan ketua sendiri tidak tahu informasinya,” pungkasnya.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Probolinggo

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler