jatimnow.com - Produsen atap uPVC Mattaka berkolaborasi dengan BTP Foundation menggelar program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) bertajuk "Bedah Atap" di wilayah Jakarta Selatan dan Depok. Program ini menyasar hunian warga kurang mampu yang mengalami kerusakan struktur atap cukup parah.
Kerusakan atap yang parah sering kali memicu krisis hunian bagi warga. Sebagian keluarga bahkan terpaksa mengungsi atau menumpang di rumah kerabat karena kondisi tempat tinggal mereka tak lagi aman untuk dihuni.
Proses renovasi berlangsung selama lima minggu, dimulai dari tahap survei lokasi pada 7 April 2026 hingga penyerahan kunci rumah pada 15 Mei 2026. Bantuan ini disalurkan kepada dua penerima manfaat utama, yakni Suparmi dan Santoso.
Baca juga: Ahok Resmi Jadi Komisaris Utama Pertamina
Pendiri BTP Foundation, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, meninjau langsung lokasi hunian warga bersama CEO Mattaka & Kokoh, Nickchorio. Dari hasil pengecekan, atap rumah para penerima bantuan ditemukan dalam kondisi rapuh dan bocor berat.
Ahok menjelaskan alasannya memilih material atap uPVC dari Mattaka untuk proyek perbaikan ini. Menurutnya, bahan tersebut ampuh meredam suara bising saat hujan deras jika dibandingkan dengan seng biasa.
"Saya tanya ke Mattaka, mau tidak bantu, karena atap ini tidak berisik seperti seng. Kalau kena hujan suara airnya teredam. Minimal perbaiki atap dulu supaya tidak bocor," kata Ahok.
Baca juga: Disebut Maju Pilwali Surabaya 2020, Ahok: Partai Tugaskan Saya ke NTT
Di lokasi yang sama, Nickchorio melakukan pengukuran volume material serta pengecekan teknis bangunan. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh kerangka dan penutup atap yang lapuk diganti dengan material baru yang kokoh.
"Kami survei berdasarkan informasi dari Pak Ahok. Atap dan baja ringan yang sudah tidak layak langsung kami ganti melalui program CSR Mattaka dan Kokoh," ujar Nickchorio.
Manfaat perbaikan ini dirasakan langsung oleh Suparmi. Rumah yang telah ia tempati selama 37 tahun itu sebelumnya kerap bocor sehingga ia harus memasang terpal plastik sebagai penutup darurat.
Baca juga: Ahok alias BTP Makan Malam di Surabaya, yang Mau Ikut Bayar Rp 1 Juta
Setelah diperbaiki, tempat tinggal Suparmi kini bebas dari bocor dan terasa lebih sejuk. Kondisi rumah yang nyaman turut mendukung kelancaran usaha dagang kecil-kecilan yang ia jalankan di teras rumah.
Nasib serupa dialami Santoso, yang sebelumnya terpaksa mengungsi karena atap rumahnya roboh total. Kini, ia beserta anak dan istrinya bisa kembali mendiami rumah mereka dengan aman.
Melalui program ini, Mattaka dan BTP Foundation berkomitmen untuk terus melanjutkan kegiatan sosial berbasis gotong royong guna memperluas akses hunian layak bagi masyarakat yang membutuhkan.