jatimnow.com - Kampanye pola hidup sehat dengan rajin mengonsumsi air putih muncul dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lamongan. Menyasar kalangan pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD), SMSI mengedukasi pentingnya membiasakan diri dengan konsumsi air putih dan bahaya minuman dengan kanduhgan pemanis buatan.
Ketua SMSI Lamongan, M. Nur Ali Zulfikar, mengatakan bahwa minum air putih merupakan kebiasaan sederhana yang memberikan manfaat besar bagi pertumbuhan dan aktivitas anak.
“Air putih membantu menjaga konsentrasi belajar, mengatur suhu tubuh, mendukung aktivitas fisik, serta membantu ginjal membuang sisa metabolisme melalui urin,” kata Ali Zulfikar dalam kegiatan Bakti Sosial Kesehatan di SDN Laladan, Kecamatan Deket, Lamongan, Senin (31/8/2026).
Baca juga: Patchtastic Day 2026 Dorong Perempuan Jaga Kesehatan Fisik dan Mental
Menurutnya, anak-anak perlu dibiasakan membawa botol minum sendiri ke sekolah dan menjadikan air putih sebagai pilihan utama. Kebiasaan tersebut juga dapat mengurangi konsumsi minuman kemasan yang umumnya mengandung gula dalam jumlah tinggi.
“Kami ingin membangun kebiasaan sehat yang dapat dilakukan anak-anak setiap hari. Salah satunya dengan membawa botol minum dan memilih air putih dibandingkan minuman manis,” ujarnya.
Ali Zulfikar juga mengingatkan bahaya konsumsi minuman berpemanis dan makanan cepat saji secara berlebihan.
Baca juga: Capaian CKG Masih 20 Persen, Dinas Kesehatan Tulungagung Sasar Pelajar Usai MPLS
Minuman bersoda, teh kemasan, sirup, dan minuman berenergi umumnya mengandung gula tinggi. Sementara makanan cepat saji, mi instan, daging olahan, dan makanan ringan kemasan cenderung tinggi garam, lemak, dan kalori.
“Air putih tidak boleh dipahami sebagai obat ajaib yang dapat menghapus dampak makanan tinggi gula dan garam,” tegasnya.
Kepala Puskesmas Deket, dr. Ratih Nuzuhria, mengatakan kegiatan CKG rutin kali ini menyasar seluruh siswa di SDN Laladan yang berjumlah 89 orang.
Baca juga: Kanker Kini Tak Hanya Menyerang Lansia, Gaya Hidup Anak Muda Jadi Sorotan
“Alhamdulillah, kegiatan CKG rutin hari ini juga dirangkaikan dengan BIAS, yaitu imunisasi di SDN Laladan. Total siswa di sini ada 89 orang,” ujar dr. Ratih.
Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Kepala Sekolah SDN Laladan, Amindarti, S.Pd. Ia menyampaikan terima kasih kepada Puskesmas Deket dan SMSI Kabupaten Lamongan yang telah mendukung pelaksanaan CKG di lingkungan sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Puskesmas Deket serta pihak SMSI yang telah mendukung kegiatan CKG ini. Melalui program ini, kami berharap seluruh siswa-siswi dapat tumbuh semakin sehat, semakin bersemangat dalam belajar, serta terhindar dari berbagai penyakit,” ujar Amindarti.