jatimnow.com - Syachrul Anto relawan penyelam evakuasi Pesawat Lion Air PK-LQP yang meninggal saat membantu pencarian penumpang di perairan Tanjung Karawang dikenal memiliki rasa empati tinggi terhadap bencana. Syachrul terlibat menjadi relawan pada beberapa peristiwa seperti jatuhnya pesawat Air Asia, bahkan bencana gempa di Palu.
Kepada jatimnow.com Lyan Kurniawati, istri Syachrul menuturkan, bahwa sang suami selau menawarkan diri menjadi relawan di berbagai bencana serta kejadian.
"Beliau (Syachrul) selalu menawarkan diri menjadi relawan baik itu yang menjadi keahliannya (selam) maupun tidak. Kemarin bencana di Palu juga ikut selama seminggu," tuturnya lirih saat ditemui di rumah duka Jalan Bendul Merisi Utara 8 no 41, Surabaya, Sabtu (3/11/2018).
Lyan menuturkan bahwa Syachrul memiliki kelompok relawan penyelam di Makasar yang aktif membantu jika diperlukan oleh Basarnas.
Saat ditanya apakah ada firasat saat sang suami berangkat untuk menjadi relawan evakuasi pesawat Lion Air PK-LQP di perairan Tanjung Karawang, Lyan mengaku tidak ada firasat apa-apa, namun sebelum turun menyelam Syachrul mengirimkan pesan elektronik melalui WhatsApp yang berisi tentang takdir kematian berdasar pengalamanya di Tanjung Karawang.
"Dia kirim ini, sebelum turun," ujar Lyan sembari HP yang berisi pesan WhatsApp suaminya.
Pesan elektronik yang ditulis panjang tersebut berisi tentang takdir kematian bagi seseorang yang tidak bisa dihindari.
"Saya baru sadar, mungkin dia sudah punya firasat," imbuh Lyan.
Lyan juga sempat menggunggah status di facebook tentang rasa beratnya melepas suami yang menjadi relawan pada evakuasi Pesawat Lion Air.
"Saya cuma update status di Facebook saya, kok berat ya melepas dia kali ini," imbuhnya.
Jenazah Syachrul tiba di Bandara Internasional Juanda pukul 08.00 Wib dan langsung dibawa ke rumah duka. Proses pemakaman dilakukan uasi salat zuhur di pemakaman sekitar rumah duka.
Ini Pesan Terakhir Penyelam yang Meninggal Saat Evakuasi Lion Air
Sabtu, 03 Nov 2018 12:48 WIB
Reporter :
Farizal Tito
Farizal Tito
Berita Terbaru
Kesempatan Terakhir! Sinar Mas Land Buka Cluster Terakhir di Wisata Bukit Mas
Wamenko Pangan Dorong Peningkatan Rendemen Tebu Demi Swasembada Gula
Ibu Muda di Probolinggo Jadi Korban Begal Payudara Usai Jemput Anak Mengaji
Kasus Kekerasan Anak Terus Meningkat, Pemkab Kediri Dorong Korban Berani Melapor
Brimob Polda Jatim Siagakan Personel dan Alsus SAR Antisipasi Karhutla
Tretan JatimNow
Serunya Nobar Film Foufo di Kediri, Penonton Malah Dibikin Nangis Sama Ceritanya
Maria Apriliani, Doktor Muda Alumni UNAIR yang Bersinar di Kancah Internasional
Kisah Dr. Sentot Purwandi, Alumni Farmasi UNAIR yang Pantang Menyerah
Kisah Ory dan Sherlita, Menghidupkan Spirit Kartini di Era Digital
Terpopuler
#1
Cuaca Jatim Hari Ini Kondusif, Hanya Sumenep Waspada Angin Kencang
#2
Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu
#3
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah
#4
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tipis Jadi Rp2.633.000 per Gram
#5