jatimnow.com – Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Kiai Haji Asep Saifuddin Halim, angkat bicara mengenai konflik internal yang tengah melanda Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Kiai Asep secara terbuka mendoakan agar konflik tersebut segera berakhir dan meminta pengurus NU untuk berbenah, fokus pada cita-cita luhur organisasi.
Ketua Umum Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) itu juga menyampaikan pesan tegas kepada para pengurus NU untuk meluruskan orientasi kepemimpinan mereka.
Baca juga: PCNU Sekadau Kembalikan Uang Dugaan Risywah Muktamar ke KPK
"Kami mendoakan, semoga NU segera menjadi NU yang segera berbenah tentang kepemimpinannya. Benar orientasinya," ujar Kiai Asep.
Ia menegaskan bahwa tugas utama pengurus NU adalah mewujudkan cita-cita luhur kemerdekaan, yaitu terwujudnya kesejahteraan dan tegaknya keadilan. Namun, ia juga melontarkan kritik tajam mengenai isu-isu yang belakangan ini menyeruak di tubuh organisasi.
Baca juga: PBNU Rilis Pedoman Hari Santri 2026
"Jangan jadi pengurus NU berebut komisaris. Jangan jadi pengurus NU mencari keuntungan tambang," tegas Kiai Asep.
Menurutnya, pengurus NU harus berpegang teguh pada prinsip ketulusan. Cita-cita Nahdlatul Ulama yang sesungguhnya adalah mengawal paham Rahmatan lil 'alamin.
Baca juga: PBNU Rilis Tema Hari Santri 2026: Santri Tak Boleh Lupa Akar Pesantren
"Tetapi yang tulus untuk mewujudkan cita-cita Nahdlatul Ulama. Apa? Mengawal paham Rahmatan lil 'alamin. Paham inklusif, karena dengan paham inklusif ini akan terwujud kesatuan dan kebersatuan," pungkasnya.
Pernyataan Kiai Asep ini menambah daftar tokoh ulama yang menyerukan agar PBNU segera menyelesaikan persoalan internalnya dan kembali fokus pada khittah perjuangan organisasi keagamaan terbesar di Indonesia tersebut.