jatimnow.com - Berita pilihan pembaca kemarin, Minggu (9/4/2023), di posisi pertama tentang sejumlah seniman reog yang berasal dari berbagai kota menggelar aksi budaya di depan Paseban, Ponorogo.
Berita lainnya tentang nenek yang tertipu aksi mahasiswa abal-abal hingga kehilangan emas senilai Rp20 juta. Serta kisah ibu dan bayi asal Kota Madiun viral di media sosial tertahan di RS Muslimat Ponorogo.
Redaksi merangkum ketiga berita tersebut.
Baca juga: Aksi Demo Mahasiswa UINSA Hingga Profil Rektor Akh Muzakki
Seniman Reog Gelar Demo di Alun-alun Ponorogo, Ini Tujuannya
Sejumlah seniman reog yang berasal dari berbagai kota menggelar aksi budaya di depan Paseban, Ponorogo, Sabtu (8/4/2023) malam. Seniman yang menggelar aksi tidak hanya dari Ponorogo, tetapi juga dari Pacitan, Madiun, Trenggalek, Nganjuk, Wonogiri dan daerah lainnya.
Baca juga: Mahasiswa UINSA Telusuri KRT Sumodiningrat, Gus Muwafiq, NSL 2026
Nenek di Banyuwangi Kepincut Tawaran Bansos Mahasiswa Abal-abal, Emas 20 Juta Raib
Perhiasan emas senilai Rp20 juta milik nenek Giyem (70) asal Dusun Krajan, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, dibawa kabur dua orang pencuri, Minggu (9/4/2023).
Ibu dan Bayi Ditahan RS Muslimat Ponorogo, Penyebabnya Bisa Elus Dada
Baca juga: Pemeriksaan Rektor UINSA, Penjaringan UIN KHAS Jember dan Doa Bersama
Ditahannya seorang ibu dan bayi asal Kota Madiun viral di media sosial. Unggahan itu ditulis akun bernama Raja Tega yang menggemparkan jagat maya Ponorogo, baik grup Facebook maupun WhatsApp.